Menilai BMI Itu Bodoh,Jasa Money Charger Lakukan Kecurangan Untuk Menipu BMI

ilustrasi
Terjadi kecurangan yang dilakukan oleh biro penukaran uang (money charger) di kawasan pusat perbelanjaan Riverside Point, Sengkang Singapura.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Seorang pria warga Singapura membeberkan kecurangan Money Changer tersebut pada harian Shin Min Daily Singapura dan beberapa media lokal lainnya lantaran merasa telah dua kali dirugikan.

Pria tersebut menjelaskan bahwa kedua pembantunya yang berasal dari Vietnam dan Indonesia secara berurutan menjadi korban kecurangan money charger tersebut.

Modus yang dilakukannya adalah dengan memasang nilai tukar dibawah standart nila tukar uang pada umumnya.

Dari hasil kecurangan tersebut, kedua pembantu pria Singapura ini menderita kerugian hingga puluhan dolar Singapura. Pria itu mengancam akan melaporkan Jasa Money Changer ke Asosiasi Konsumen Singapura jika tidak mau menggunakan standart nilai tukar yang berlakku pada hari saat pembantunya menukarkan uang dan jika setelahnya diketahui masih melakukan praktek curang.

Menelusuri kejadian seperti ini, Triyana, BMI Singapura asal Jawa Timur membeberkan kepada Apakabaronline, bahwa memang kejadian seperti itu sering sekali terjadi di Singapura. Triyana menyebut, money changer nakal bukan hanya dikawasan tersebut. Masih ada beberapa money Changer nakal yang dia ketahui di beberapa kawasan lainnya.

“Mereka (jasa money changer) itu banyak yang melakukan kecurangan saat yang menukarkan uang itu PRT. Mungkin mereka menganggap, semua PRT itu bodoh, lemah sehingga mereka jadikan korban kecurangan” tutur Triyana kepada redaksi (19/09).

Triyana menghimbau, kepada BMI di Singapura, agar waspada, teliti dan berhati-hati jika hendak menukarkan uang di money changer supaya tidak menjadi korban kecurangan.

Sumber:de-yuan

No comments

Powered by Blogger.