Pasien Demam Berdarah Didenda di Bandara Internasional Kaohsiung

ilustrasi
Departemen Kesehatan Pemerintah Kota Kaohsiung pada hari Kamis mendenda seorang pria yang tiba di negara itu pada 7 September melalui Bandara Internasional Kaohsiung dan diyakini telah terjangkit demam berdarah, namun memberikan informasi kontak yang salah kepada penyidik.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Departemen tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pria asal Thailand itu mendapat tes darah setelah dihentikan di sebuah stasiun pemeriksaan demam di bandara dan mengalami demam 38 derajat Celsius. Dia kemudian dilengkapi dengan salinan Pemberitahuan Kesehatan Wajib untuk Mendatang Penumpang dengan gejala yang mencurigakan.

Pan Chao-ying (潘 炤 穎), kepala Pusat Pengendalian Penyakit Kaohsiung mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Central News Agency bahwa hasil tes darah kembali positif pada 8 September. Namun, pria tersebut tidak dapat segera ditemukan untuk sebuah tes konfirmasi kedua karena dia telah memberi petugas data kontak palsu.

Setelah melakukan pencarian yang dilakukan oleh beberapa agensi, pria tersebut ditemukan melalui Kaohsiung Medical University Chung-Ho Memorial Hospital pada hari Rabu.

Pan mengatakan bahwa orang tersebut didenda sebesar NT $ 15.000 (US $ 498) berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular untuk otoritas yang menyesatkan, meninggalkan informasi palsu dan tidak mengikuti instruksi untuk mendapatkan perawatan medis dalam waktu 24 jam.

Sumber:focustaiwan

No comments

Powered by Blogger.