TKI yang Disekap di Penang Berhasil Diselamatkan

ilustrasi
Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Ristonah asal Subang, Jawa Barat, yang disekap oleh pihak agensi tenaga kerja asing di Penang Malaysia berhasil diselamatkan oleh staf Konsulat Republik Indonesia (KJRI) Penang bekerja sama dengan kepolisian setempat dari rumah agen yang menyekapnya. 
 
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
 
“Berdasarkan informasi terbaru yang diperoleh dari KJRI Penang, Ristonah telah berhasil diselamatkan. Upaya penyelamatan tersebut dilakukan langsung oleh staf dari KJRI Penang bekerja sama dengan kepolisian setempat dari rumah agen yang menyekapnya pada Kamis (31/8),” kata Kepala Bagian Humas Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Servulus Bobo Riti, kepada SP, Jumat (1/9).

Servulus menyatakan, berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi dengan KJRI Penang, dapat dipastikan, Ristonah telah berada di bawah pengawasan langsung pihak KJRI Penang. “Berdasarkan informasi lewat whatsapp dengan Ibu Neni, staf di KJRI Penang, Ristonah telah berada di Shelter KJRI Penang dalam keadaan sehat,” kata dia.

Menurut Servulus, Ristonah berangkat ke Malaysia tidak melalui Pengerah Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) resmi dan paspornya sudah hilang. “Berkaitan dengan permintaan klarifikasi dengan agensi yang diduga melakukan penyekapan, berhubung saat ini di Penang adalah masa liburan panjang, maka pemanggilan agensi baru dapat dilakukan pada hari Senin (4/9),” kata Servulus.

Ia mengatakan, BNP2TKI akan terus berkoordinasi dengan KJRI Penang dan berupaya secara maksimal untuk menyelesaikan kasus tersebut. “Sekaligus mengurus hak-hak TKI bersangkutan yang belum diterima, menindak agensi secara hukum sesuai hukum di Malaysia, serta memulangkan yang bersangkutan kembali ke Indonesia,” kata alumnus S3 Sosilogi Universitas Indonesia (UI) ini.

Mengingat kejadian tersebut bukanlah yang terakhir, maka Servulus menghimbau agar masyarakat umum, TKI dan keluarga TKI untuk segera melakukan pengaduan atau memberikan setiap informasi apapun yang berkenaan dengan kasus yang menimpa TKI di mana saja melalui call center BNP2TKI di nomor 0800-1000 (gratis). Atau pengaduan dari luar negeri menghubungi nomer telepon +6221 29244800 atau email: halotki@bnp2tki.go.id

Servulus menyatakan, sekalipun perlindungan TKI di luar negeri adalah sudah menjadi kewajiban negara, akan tetapi keterlibatan secara aktif dari berbagai komponen masyarakat dan individu dalam membagikan informasi akan adanya dugaan kasus-kasus yang menimpa para TKI di luar negeri, akan sangat membantu pemerintah untuk bergerak cepat.

“Apalagi ini era media sosial seperti facebook, twitter, whatsapp, seperti halnya dugaan penyekapan oleh agensi yang dialami oleh saudari Ristonah itu sendiri, diketahui melalui share dari anggota facebook. Kami langsung bergerak cepat mengkomunikasikan dengan KJRI Penang sebagai lokus kejadia untuk memastikan kebenaran sekaligus penanganannya. Syukurlah, semua pihak dan sumber daya yang ada bekerja dengan baik, sehingga bisa teratasi,” pungkas Servulus.

Sumber: beritasatu

No comments

Powered by Blogger.