TNI AL Tangkap 27 TKI Ilegal saat Melintas di Perairan Kawal


Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno menemui TKI ilegal yang ditangkap Tim WFQR Lantamal IV di Markas Komando Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No. 1 Batu Hitam, Kepulauan Riau. Foto/Dispen Lantamal IV

      Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang berhasil menangkap 27 orang Tenaga Kerja Ilegal (TKI) dari Malaysia saat pulang ke Indonesia menuju Batu Besar, Batam, Sabtu (16/9/2017). 



Tim WFQR mengmankan speedboat pengangkut 27 TKI ilegal saat melintas di Perairan Kawal pada koordinat 01˨0’ 62” Lintang Utara dan 104˨ 41’ 29” Bujur Timur. Penangkapan TKI ilegal terebut terjadi setelah Tim Intel Lantamal IV menerima informasi intelijen tentang adanya speedboat asal Malaysia yang akan melintas di Perairan Kawal yang salah satu TKI diduga sebagai kurir narkoba. 

Berdasarkan infomasi itu, Tim WFQR melakukan koordinasi dengan Staf Operasi Lantamal IV dan Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IV. Selanjutnya membentuk 3 tim terdiri dari 2 tim laut dan 1 tim darat kemudian di tempatkan di beberapa titik untuk melakukan penyekatan dan penangkapan.

Dari hasil pematauan, tim laut melihat sebuah speedboat melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung menginformasikan kepada Patkamla Dompak yang berada di Perairan Timur Pulau Mapor, Kabupaten Bintan untuk melakukan proses penghentian, pemeriksaan dan penangkapan (Henrikan). Setelah dilakukan pemantauan Patkamla Dompak tidak menemukan tanda-tanda adanya speedboat yang dimaksud.

Usaha untuk menemukan speedboat itu terus dilakukan tim laut dengan melakukan penyisiran di sekitar kelong-kelong di perairan Dompak. Tim menemukan sebuah kelong yang ramai penghuninya dan terlihat sebuah speedboat mirip dengan speedboat yang dicurigai. 

Mendapati hal tersebut, tim laut segera menginformasikan kepada Patkamla Dompak untuk melakukan pemeriksaan. 

"Dari hasil pemeriksaan Patkamla Dompak speedboat kayu bermesin Yamaha 115 PK double beserta 2 orang ABK dan 27 orang TKI Ilegal terdiri dari 23 laki-laki, 3 Perempuan dan 1 anak-anak tidak bisa menunjukan dokumen yang sah selanjutnya langsung diamankan," ujar Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno. 

Dia menuturkan, keterangan yang diperoleh petugas dari salah seorang ABK, speedboat yang digunakan kehabisan bahan bakar sebelum sampai ke tujuan. Kemudian tekong dengan inisial Y meminta uang tambahan kepada para TKI ilegal dan turun kedarat untuk membeli bahan bakar dan bertemu dengan pengurus TKI ilegal berinisial Z.

"Dalam waktu yang bersamaan tim darat berhasil menemukan sebuah mobil Avanza berwarna hitam mencurigakan di depan pelantar Teluk Bakau dalam posisi mesin hidup," ujarnya.

Sambung Eko, petugas terus melakukan pengintaian dan berhasil menemukan salah seorang penumpang dan diketahuii setelah dimintai keterangan merupakan pengurus TKI Ilegal berinisal Z selanjutnya segera diamankan tim darat.

"Saat ini, pengurus berinisal Z, tekong berinisial Y, 27 orang TKI ilegal serta speedboat kayu bermesin Yamaha 115 PK double diamankan di Mako Lantamal IV untuk proses penyidikan selanjutnya akan diserahkan kepada instansi yang berwenang," tutup Eko.



Sumber : Metro

No comments

Powered by Blogger.