VIDEO: Isak Tangis TKI Bertemu Jokowi Membuat Oki Lukman Juga Menangis di Singapura


TKI bernama DIjah menangis saat bertemu Presiden Jokowi 


      Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Singapura kemarin (6/9/2017) disambut antusias oleh warga Indonesia termasuk buruh migran yang bekerja di sana.



Selama berdiri di podiumnya, setidaknya ada 3 TKI yang maju menerima pertanyaan berhadiah sepeda oleh Presiden.

Diantara ketiganya, ada seorang BMI yang baru bekerja 3 bulan namun bermasalah dan mengungkapkan masalah kepada Presiden atas keinginannya pulang ke Indonesia.

Suasana gembira bercampur haru meliputi pertemuan para TKI dengan Presiden Jokowi. Seorang TKI bernama Dijah dari Indramayu yang bertemu Jokowi pun mengungkapkan keluh kesahnya bahwasannya dia ingin pulang.

"Saya ingin pulang pak," ujar Dijah sambil menangis yang membuat Oki Lumkan yang berdiri di sampingnya juga ikut menangis.

Mendengar hal ini presiden langsung mengeryitkan dahi, lantas pemandu acara yang sebelumnya dipegang oleh Oki Lukman dan Irvan Hakim diambi alih oleh Presiden.

Presiden mengatakan bahwasannya banyaknya TKI diselruh dunia yang mencapai 2 jutaan itu pasti ada masalah entah itu satu, dua atau beberapa.

"Disetiap negara pasti ada TKI yang mengalami masalah, bisa karena majikan bermasalah atau kitanya yang bermasalah. Oleh karena itu saya titip kepada kita semua, kita ini membawa nama baik negara, jadi kalau ada maslaah, tolong sampaikan ke kedutaan besar. Saya juga titip ke bu menteri, kalau ada masalah cepet selesaikan kalau maunya pulang ya sudah pulangkan segera." Ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi juga berpesan kepada TKI bermasalah agar tidak grusa grusu dalam menyelesaikannya, agar menyelesaikan sesuai aturan dan pulang tanpa membawa masalah.

"Tapi disini diselesaikan terlebih dahulu urusan gajinya, urusan yang berkaitan dengan hukum atau lainnya, supaya nanti tidak ada masalah dikemudian hari" Lanjutnya
Presiden juga mengutarakan keinginnanya agar semua BMI diluar negeri membawa nama baik Indonesia.

"Kita ingin semuanya yang bekerja di luar itu menjaga nama negara bersama-sama, kalau ada masalah selesaikan baik-baik" Pungkasnya.

Sumber : Tribun

No comments

Powered by Blogger.