10 Kura-kura Ditusuk Pakai Pensil, Polisi Hongkong Buru Pelaku

Orang tak bertanggung jawab menusuk 10 ekor kura-kura yang berada di sebuah kolam milik sebuah rumah sakit di Hongkong.sumber photo:kompas

Kepolisian Hongkong menggelar investigasi setelah kura-kura yang berada di kolam di lantai dua RS Pamela Youde Nethersole Eastern mati ditusuk pensil.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Akibatnya, dari 10 kura-kura di kolam itu, enam di antaranya mati dan empat lainnya mengalami luka parah.

Pada Kamis (26/10/2017), sekitar pukul 17.00 waktu setempat, keempat kura-kura yang masih hidup dengan pensil masih menancap di tubuh mereka dirawat di Pusat Komunitas Pencegahan Kekerasan terhadap Hewan (SPCA).

Kasus kekejaman terhadap kura-kura ini terungkap setelah seorang star rumah sakit melaporkan hal tersebut ke kepolisian pada sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Sembilan dari 10 kura-kura itu ditemukan dengan sebuah pensil masih menancap di tubuh mereka.  Beberapa bahkan ditusuk dengan menggunakan beberapa batang pensil.

"Manusia harus menghargai nyawa hewan meski mereka tidak menyukai hewan itu. Manusia dan hewan seharusnya bisa hidup berdampingan dengan harmonis," ujar juru bicara SCPA.

Para detektif kemudian menangani kasus tersebut. Namun, sejauh ini belum ada satu tersangka pun yang ditangkap.

Ini bukan kasus kekerasan terhadap hewan pertama di Hongkong.

Pada September lalu, seekor kura-kura ditemukan mati dan satu lainnya terluka di dalam sebuah tas plastik di kolam yang sama.

Kini polisi tengah menyelidiki kaitan antara kedua kasus itu dan memeriksa kamera CCTV di sekitar lokasi untuk mencari bukti.

Menurut undang-undang Hongkong, siapa pun yang menyiksa atau memperlakukan hewan dengan tidak baik terancam hukuman tiga tahun penjara atau denda sebesar 200.000 dolar Hongkong atau sekitar Rp 349 juta. 

Sumber : kompas

No comments

Powered by Blogger.