Badai Ophelia Terjang Irlandia, Aktivitas Masyarakat Lumpuh

Ilustrasi.

Irlandia baru saja diterjang badai yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya di negara tetangga Inggris tersebut. Badai Ophelia itu menewaskan tiga orang dan memaksa lebih dari 300 ribu penduduk hidup tanpa listrik serta melumpuhkan aktivitas masyarakat.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Badai tersebut juga membuat kantor jasa baik swasta maupun pemerintah serta berbagai sekolah tutup.

Juru bicara polisi menyebut seorang wanita usia 50-an tewas di luar desa Aglish, di pantai Selatan, akibat tertimpa batang pohon saat mengendarai mobil. Seorang penumpang perempuan berusia 70-an di dalam mobil tersebut menderita luka ringan.

Seorang pria meninggal dalam kecelakaan ketika membersikan pohon tumbang dengan gergaji mesin di dekat kota Cahir, di selatan Irlandia.

Ophelia, badai terbesar yang pernah tercatat di kawasan timur dan utara Samudera Atlantis sejak 1939, sempat diturunkan tingkat bahayanya hingga kemudian menghantam Irlandia dan masih menimbulkan kerusakan.

“Ini akan membawa angin kencang dan menghancurkan lebih banyak lagi untuk sementara waktu,” kata Met Eireann dari Badan Meteorologi Nasional Irlandia, seperti diberitakan AFP.

Badan tersebut sudah memberikan peringatan akan terjadinya banjir akibat lonjakan intensitas hujan deras serta badai. Kecepatan angin akibat badai ini diketahui mencapai 191 hingga 156 kilometer per jam.

Perusahaan Listrik Irlandia menyebut 360 ribu pelanggan mesti hidup tanpa listrik karena tercatat lebih dari 3.200 kerusakan dalam jaringan listrik akibat terjangan badai.

“Semua pelanggan yang kena dampak pemadaman harus bersiap tanpa listrik selama beberapa hari. Lima sampai 10 persen dari jumlah penduduk tanpa listrik itu akan mengalami pemadaman hingga 10 hari,” kata badan tersebut.

Akibat badai ini, Bandara Dublin membatalkan 180 jadwal penerbangan. Di sisi lain, Bandara Cork membatalkan sebagian besar penerbangan akibat badai yang dianggap terburuk dalam 56 tahun terakhir tersebut.

Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar menghimbau penduduk negeri itu untuk tetap berada di bangunan sampai badai benar berlalu.

“Tinggal di dalam bangunan di mana pun Anda berada hingga badai telah berlalu,” kata Varadkar. “Saya tidak ingin ada yang mengira ini tidak termasuk darurat nasional dan peringatan merah,”

Kemeterian Pendidikan Irlandia telah menutup aktivitas mengajar dan sekolah hingga tinggat pendidikan tinggi pada Senin (16/10). Menteri Pendidikan Irlandia Richard Burton mengatakan aktivitas belajar-mengajar akan tetap dihentikan hingga Selasa (17/10).

Ophelia adalah badai ke-15 dari musim badai di Samudera Atlantik pada 2017. Badai ini diprediksi baru akan berakhir pada akhir November.

Tiga badai besar: Harvey, Irma, dan Maria, telah menyebabkan kerusakan parah di kawasan Karibia dan Pantai Teluk Amerika Serikat.

Ophelia digolongkan pada kategori 3 pada Sabtu (14/10) saat melewati Kepulauan Azores Portugal. Dalam kategori itu, kecepatan angin badai tersebut telah mencapai 178 kilometer per jam.


Sumber:cnnindonesia

No comments

Powered by Blogger.