Ibu Ini Seret Anaknya Berusia 4 Tahun di Trotoar Seperti Anjing

Seorang ibu terekam menyeret anaknya di Liverpool, Inggris.sumber photo:kompas

Seorang ibu terekam sebuah kamera pengawas (CCTV) tengah menyeret anaknya yang berusia empat tahun melintasi trotoar di pusat kota Liverpool, Inggris.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Rekaman itu diunggah di laman Mirror pada Rabu (25/10/2017). Tampak balita itu mengenakan jaket merah dan celana jeans diseret dengan seuntai tali ditubuhnya.

Kemudian, sang ibu yang mengenakan jaket hitam menyeretnya sambil membawa tas berwarna biru milik anaknya.

Dikutip dari Mirror pada Kamis (26/10/2017), perempuan anonim itu menanggapi komentar publik yang menganggapnya sebagai ibu yang buruk.

Dia menyebut anak laki-lakinya penderita autis, dan menyeretnya merupakan satu-satunya cara untuk dapat memindahkan anaknya.

"Anak saya menderita autisme, dia sangat emosional dan sering menjatuhkan diri di lantai," katanya.

"Yang saya lakukan seperti di video itu merupakan cara satu-satunya untuk memindahkan anakku," lanjutnya.

Perempuan berusia 31 tahun itu kesal dengan komentar orang-orang yang membandingkan anaknya seperti menarik seekor anjing.

"Orang-orang yang membuatku seperti ibu yang tidak baik. Saya bukan ibu yang buruk," ujarnya.

Menurutnya, hanya ada dua perempuan yang menanggapinya dan sadar bahwa sang anak merupakan penderita autis.

"Mereka lainnya seharusnya tanya dulu sebelum menilai saya," katanya.

Perempuan yang mengurus sendiri anaknya itu mengatakan sejak usia dua tahun anaknya didiagnosis menderita autis.

Bocah laki-laki itu juga tidak menyukai keramaian, sehingga saat keluar rumah dia selalu meronta.

"Orang-orang tidak tahu bagaimana sulitnya memiliki seorang anak autis, terlebih mereka sangat bertenaga. Dia pernah menyerangku, menendang kakiku, tapi dia tidak tahu kalau itu menyakitiku," ucapnya.

Video itu juga telah menyebar di Twitter dan dilihat ribuan orang. Kepolisian Merseyside juga tengah menginvestigasi video tersebut dan mengecek kamera pengawas.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.