Lupa Ketuk Pintu Rumah Tetua Desa, Pria Ini Dihukum Menjilat Lantai

Mahesh Takur dipaksa meludah ke lantai lalu menjilat ludahnya sendiri sebagai hukuman karena lupa mengetuk pintu saat bertamu ke kediaman seorang pemuka desa.sumber photo:kompas

Seorang tukang cukur dipaksa menjilat ludahnya sendiri di lantai sebelum dipukuli dengan menggunakan sandal oleh seorang perempuan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kesalahan pria bernama Mahesh Thakur (54) ini adalah dia lupa mengetuk pintu saat bertamu ke kediaman Surendra Yadav, seorang pemuka Desa Ajnaura, India.

Mahesh sebenarnya datang ke kediaman Surendra untuk membeli tembakau pada Kamis siang pekan lalu.

Namun, saat tiba di sana tak ada seorang pria pun di rumah itu. Alhasil, Surendra, seorang yang amat berpengaruh di desa itu, menuduh Mahesh memiliki tujuan lain datang ke kediamannya.

Mahesh kemudian dipanggil kembali ke kediaman Surendra untuk menjalani hukuman. Dia kemudian diperintahkan meludah ke lantai lalu menjilat lagi ludahnya sendiri.

Selain itu, Mahesh juga akan dipukul 25 kali oleh seorang perempuan. Hukuman itu kemudian dikurangi menjadi hanya tujuh kali.

Semua proses hukuman itu terekam kamera video, termasuk saat seorang perempuan memukuli Mahesh dengan menggunakan sandal.

Menurut harian The Hindu, di dalam video itu terdengar suara Mahesh yang mengatakan dia tak akan mengulangi perbuatannya dan hanya akan masuk ke dalam rumah seseorang setelah mengetuk pintu atau memanggil si empunya rumah.

Jika mengulangi perbuatannya, Mahesh bersedia dimasukkan ke dalam penjara.

Setelah video ini menyebar, polisi kemudian melakukan investigasi dan sudah memeriksa sembilan orang tersangka.

"Nampaknya Mahesh Takur memang sengaja dipermalukan di muka umum, " kata juru bicara kepolisian.

"Kami sudah melakukan investigasi terhadap delapan orang termasuk Surendra Yadav dan kepala desa Dyanan Manjhi," tambah dia.

Politisi senior Partai BJP sekaligus Menteri Pembangunan Jalan Raya Nand Kishore Yadav kepada harian The Hindustan Times mengatakan, insiden semacam ini tak memiliki tempat di masyarakat yang beradab.

"Tindakat tegas akan dijatuhkan untuk para pelaku agar kejadian serupa tak terulang," kata Menteri Yadav.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.