Pasangan Turis Asal Swiss Babak Belur Dikeroyok di India

Pasangan turis ini dikeroyok saat berkunjung ke sebuah tujuan wisata tak jauh dari Agra, India.sumber photo:kompas

Sepasang turis asal Swiss menjadi korban penyerangan saat mengunjungi Fatehpur Sikri, sebuah monumen yang berjarak 44 kilometer dari Taj Mahal, India.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang perwira polisi kepada BBC Hindi mengatakan, empat orang menyerang Quentin Jeremi Clerc dan kekasihnya, Marie Droz sebagai buntut sebuah perselisihan pada Minggu (22/10/2017).

Media setempat pada Rabu (25/10/2017) melaporkan, Quentin mengalami retak di tengkoraknya dan Marie mengalami luka di tangannya.

Keduanya kini dirawat di sebuah rumah sakit di New Delhi, sementara polisi masih mengejar pelaku penyerangan itu.

Kepada harian The Times of India, Quentin mengatakan, perselisihan diawali ketika keempat penyerang itu memotret dia dan kekasihnya.

Di hadapan polisi mengatakan, keempat orang itu memaksa Marie membuat foto selfie bersama mereka.

Keempat orang itu kemudian membuntuti mereka selama satu jam sebelum memukuli keduanya dengan menggunakan tongkat.

Kepala Kepolisian Agra Amit Pathak mengatakan, keempat tersangka sudah diidentifikasi dan saat ini tengah diburu.

"Kedua turis itu datang ke kantor polisi dan kami membawa mereka ke rumah sakit. Mereka tak ingin memasukkan laporan tetapi kami tetap mengejar keempat orang itu," kata Pathak.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan India mengecam serangan terhadap kedua turis asal Swiss itu karena perbuatan itu mencoreng wajah negeri tersebut.

"Saya kira menteri luar negeri harus bertindak. Ini masalah ketaatan hukum tetapi sebagai menteri kebudayaan dan manusia, saya mengecam serangan yang amat memalukan ini," kata Sharma kepada kantor berita PTI.

Menurut Biro Catatan Kriminal Nasional (NCRB), angka kejahatan terhadap wisatawan asing di India tahun ini menurun 29,4 persen.

Pada 2014, terdapat 384 kasus penyerangan turis di seluruh penjuru India. Setahun berikutnya angka itu menurun jadi 271 kasus.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.