Pelaku Pembuangan Mayat di Kebun Pisang di Tangkap


 http://img5.cna.com.tw/Eng/WebEngPhotos//CEP/20171018/201710180021t0001.jpg

Taipei, 18 Oktober (CNA) Seorang warga negara Taiwan dan dua orang Indonesia telah ditangkap karena telah secara ilegal mencabut mayat seorang rekan kerja almarhum bulan lalu di Kota Shueishang, Kabupaten Chiayi, kata polisi pada hari Rabu.

Shen Chin-hui (沈 進 輝), wakil kepala unit investigasi Shueishang Precinct, mengatakan sebuah penyelidikan dilakukan setelah mayat dengan tangan dan tungkainya diikatkan ditemukan di sebuah perkebunan pisang pada 28 September.

Mayat itu dibalut dengan celana dalam tanpa ada identifikasi dan polisi tidak dapat melakukan pertandingan DNA.

 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Polisi melihat rekaman dari lebih 500 kamera pengintai dan menyelidiki lebih dari 30.000 kendaraan sebelum menemukan sebuah van yang diparkir di tempat kejadian.

Dari van, polisi dapat melacak tersangka - seorang pria Taiwan bermarga Chen (陳) dan dua pekerja migran Indonesia yang bekerja secara ilegal, kata Shen.

Almarhum bernama Samsul Karimullah, 32, orang Indonesia yang memasuki Taiwan pada 19 September dengan visa turis, kata Chen Chun-ting (陳俊廷), kepala unit investigasi Shueishang Precinct.

Karimullah menemukan pekerjaan di Chiayi melalui perkenalan oleh anggota keluarga besar yang sudah bekerja di Taiwan. Namun dia jatuh sakit pada hari pertamanya di tempat kerja 23 September, kata Chen.

Karimullah sedang mengerjakan sebuah lokasi konstruksi dan rekan-rekan kerjanya mengira dia menderita sengatan panas. Namun, dia meninggal hari itu, kata Chen.

Ketiga tersangka tersebut kemudian membawa tubuh tersebut ke perkebunan pisang dan mencampakkannya pada dini hari pada 24 September, tambahnya.

Penyebab kematian sebenarnya sedang diselidiki oleh Institute of Forensic Medicine di bawah Kementerian Kehakiman, setelah itu tubuh tersebut akan dipulangkan kembali ke negara asalnya, kata Shen.


Sumber :focus taiwan

No comments

Powered by Blogger.