Perpisahan yang Menyakitkan Itu Saat Belum Sempat Bilang Selamat Tinggal


Ilustrasi

      Banyak yang bilang kalau setiap kali ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Kita semua tahu dan paham sekali akan hal itu. Tapi tak bisa dipungkiri kalau terkadang menerima kenyataan kalau sudah berpisah itu sangat menyakitkan.



Lebih menyakitkan lagi bila belum sempat ada kalimat selamat tinggal yang diucapkan. Berpisah dengan seseorang yang begitu kita cintai, jelas bukan hal yang mudah. Memutuskan sebuah ikatan yang tadinya sudah dibangun bersama dengan penuh keyakinan sangatlah sulit untuk dilakukan. 

Perpisahan Memang Seringkali Tak Pernah Baik-Baik Saja
Adakah perpisahan yang baik-baik saja? Kemungkinan akan hal itu memang ada. Tapi tampaknya sangat jarang terjadi. Pasti akan ada yang terluka dan tersakiti dalam sebuah perpisahan. Merenggangkan jarak yang tadinya begitu lekat jelas butuh banyak keberanian.

Perpisahan Tanpa Ucapan Selamat Tinggal Lebih Menyiksa
Pernah nggak kamu merasa begitu terkhianati ketika orang yang begitu kamu cintai mendadak menjauh darimu? Tak pernah ada penjelasan apalagi ucapan selamat tinggal. Tiba-tiba saja dia tak pernah peduli denganmu. Dia membuatmu merasa serba salah dan tak tahu harus bersikap bagaimana. Perpisahan yang seperti ini sungguh sangat menyiksa karena membuat hati dan perasaanmu seperti digantung.

Sebuah Perpisahan Bisa Menjadi Awal yang Baru
Meski kamu mengalami perpisahan yang paling menyakitkan, cobalah untuk kembali melangkah. Bangun lagi sesuatu yang baru. Buka lembaran baru yang lebih baik. Mungkin memang ini saatnya kamu menjadi seseorang yang lebih baik setelah berhasil melewati ujian yang berat.

Hidupmu mungkin tak lagi sama setelah melewati sebuah perpisahan. Menanggung perih dan luka sendirian tak bisa disepelekan begitu saja. Tapi ya hidup akan terus berlanjut. Masih ada masa-masa yang harus kamu lewati ke depannya.

Buat yang baru patah hati, putus cinta, atau terpuruk karena hati yang terluka, tak apa untuk bersedih. Bersedih dan menangislah secukupnya, setelah itu lanjutkan langkahmu lagi. Bukankah hidup terlalu berharga bila dihabiskan hanya untuk meratapi semuanya?


Sumber : Vemale

No comments

Powered by Blogger.