Pria Sukabumi Dirantai di Pohon Pernah Kabur saat Pengobatan

sumber photo:detik
Camat Kecamatan Caringin Boyke Martadinata mengaku sudah memonitor kondisi Amud Mahmudin (36) warganya yang mengalami gangguan kejiwaan. Upaya pemulihan sudah pernah dilakoni, namun menemui jalan buntu.



Amud sempat diboyong ke pengobatan alternatif di dekat tempat tinggalnya. Entah kenapa dia memilih melarikan diri. Kini Amud dirantai di pohon nangka oleh keluarganya lantaran meresahkan.

"Pihak Puskesmas sudah memeriksa kesehatan terhadap kondisi Pak Amud ini, bahkan sudah pernah juga dibawa ke pengobatan. Tapi beliau ini kabur dan kembali pulang ke rumahnya," tutur Boyke kepada detikcom di Kampung Pasir Angin, Desa Mekarjaya, Kecamatan Caringin, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

Terakhir, sambung Boyke, pihaknya mendapat kabar soal pembuatan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) telah diproses oleh pihak Desa Mekarjaya.

"Pengajuan dari anggota Polsek Caringin dan pihak desa sudah dibuat. Untuk upaya pendekatan melalui pihak RT agar Pak Amud ini tidak dirantai juga sudah dilakukan. Namun nampaknya keluarga dan warga takut kalau rantai dilepas dia mengamuk atau merusak rumah," lanjut dia.

Sementara itu, Oob (40) ketua RT 16 mengaku prihatin dengan kondisi warganya itu. Ia berharap penanganan dan pengobatan Amud bisa dilakukan segera oleh pihak pemerintah.

"Kami bukan menolak, tapi kami sudah mentok benar-benar tidak punya solusi. Keluarga sendiri berharap agar Amud ini bisa pulih kondisi kesehatannya," ucap Oob.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bripka Udin, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Caringin, kaget saat melaksanakan kegiatan sambang desa di Kampung Pasir Angin, Desa Mekarjaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (19/10). Dia menemukan Amud terikat pada sebatang pohon dengan kedua tangan dipasang rantai. 

Sumber:detik

No comments

Powered by Blogger.