Risiko Menopause Dini Membayangi Perempuan Kurus


Ilustrasi


   Sementara banyak perempuan berjuang menurunkan berat badan, ada sebagian yang justru memiliki tubuh terlalu kurus. Apakah berarti lebih sehat? Tentu saja tidak.



Sebuah teori menyebut bahwa perempuan dengan indeks massa tubuh terlalu rendah, artinya perbandingan berat badannya terlalu kecil dibanding tinggi badan, punya kadar esterogen yang lebih rendah. Ini adalah hormon seks perempuan yang diproduksi oleh jaringan lemak.

Normalnya, kadar esterogen berkurang di usia 40-50 tahun, dan itu terjadi ketika perempuan memasuki masa menopause. Menstruasi terhenti dan usia reproduktif berakhir.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, menopause bisa terjadi lebih cepat dari seharusnya. Penyebabnya adalah diet yang tidak sehat, yang membuat para perempuan jadi terlalu kurus.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan dari University of Massachusetts di Boston mengamati sekitar 78 ribu perempuan berusia 25-42 tahun. Hasilnya menunjukkan, perempuan kurus dengan indeks massa tubuh kurang dari 18,5 kg/m2 memiliki risiko menopause dini 30 persen lebih tinggi dibanding perempuan dengan indeks massa tubuh normal.

Penelitian ini juga menunjukkan bahaya diet yang tidak sehat, antara lain diet yo-yo yang ditandai dengan naik turunnya berat badan yang terlalu fluktuatif. Perempuan yang mengalami penurunan berat badan 9kg dalam 3 kesempatan berbeda pada usia 18-30 tahun, mengalami peningkatan risiko menopause dini sebesar 2,4 persen. Demikian dikutip dari Dailymail.

Sumber : wollipop

No comments

Powered by Blogger.