Sekilas Pedagang Rambutan Ini Tampak Biasa! Tapi Saat Meja Lapaknya Dibuka, Pembeli Mendadak Sedih!

sumber photo:tribunnews
Setiap orang tua berusaha bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Tak hanya ayah yang mencari nafkah, ibu pun terkadang juga turun tangan mencari pendapatan. Berbagai cara dilakukan agar bisa memberikan kehidupan untuk orang tercinta.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Hal ini juga yang dilakukan seorang wanita asal Filipina ini. Kisahnya belakangan jadi viral di media sosial. Kejadian ini bermula saat seorang netizen bernama Shair Joy Mendelez berkunjung ke sebuah pasar.

Mendelez membagikan kisah ini melalui laman Facebook All About the Philippines. Saat itu ia sedang ada di pasar di daerah Divisoria, Manila, Filipina. Mendelez saat itu melihat seorang pasangan suami istri yang berjualan.

Sang pria menjual jagung bakar dan istrinya berjualan rambutan. Sekilas tak ada yang aneh dengan dagangan pasangan suami istri ini. Rambutan diletakkan di sebuah wadah besar di atas meja. Terdapat pula timbangan yang ditelakkan di sebelahnya.

Namun, Mendelez kaget saat melihat apa yang ada di dalam meja si pedagang rambutan. Saat mejanya dibuka, terlihat 2 anak kecil sedang tertidur di dalamnya. Kedua anak ini tampak tertidur lelap di sebelah satu sama lain.

Seorang anak mengenakan baju kuning, sedangkan yang lain mengenakan kaus putih. Ternyata, kedua bocah ini adalah anak dari pasangan pedagang ini. Mendelez mengaku kasihan melihat keluarga ini.

sumber photo:tribunnews


Ia melihat hampir tak ada yang membeli dagangan mereka. Akhirnya, ia memutuskan untuk membeli 5 jagung bakar dan dan 3 kilogram rambutan. Melalui unggahannya ini, Mendelez juga mengajak orang-orang membeli di lapak mereka.

Unggahan ini jadi viral dan sudah dibagikan lebih dari seribu kali. Banyak netizen yang ikut bersimpati atas kejadian ini. Mereka juga mendoakan agar keluarga ini selalu diberikan berkat yang melimbah.

Apa kamu pernah melihat kejadian serupa? 

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.