Taman Sri Wedari akan di Tutup

 http://img.jakpost.net/c/2017/10/15/2017_10_15_34077_1508057463._large.jpg


Keputusan pemerintah Surakarta di Jawa Tengah untuk menutup taman hiburan THR Sriwedari akan mengakibatkan kerugian pajak tahunan sebesar Rp. 600 juta ($ 45.000), Kepala Dinas Pendapatan dan Aset Surakarta (BPPKAD) Yosca Herman Sudrajat mengatakan pada hari Minggu.

Penutupan tersebut juga mengakibatkan lebih dari 200 pekerja diberhentikan.

"Taman Sriwedari telah menjadi penyumbang terbesar pendapatan kota di sektor hiburan, belum lagi memberikan tambahan pendapatan dari biaya parkir dan biaya pedagang kaki lima," kata Yosca.

 
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Setelah lebih dari 30 tahun, "taman hiburan" ikon tersebut mulai dibongkar oleh pemerintah kota pada hari Selasa, pekan lalu.

Kota ini telah menghentikan kontraknya dengan operator taman.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kota tersebut akan membangun gedung Wayang Orang Sriwedari dan sebuah masjid besar di bekas lokasi tersebut.

Pemerintah telah menawarkan untuk memindahkan taman tersebut ke kawasan Kebun Binatang Taru Jurug. Namun, direktur utama THR Sriwedari Sinyo Sujarkasi mengatakan, menyewa lahan seluas 2 hektare itu berharga Rp 600 juta per bulan, yang melebihi rata-rata pendapatan bulanan taman nasional sebesar Rp 400 juta.

"Selain itu, kawasan ini berada di pinggiran kota Surakarta, yang dapat menyebabkan pengunjung lebih sedikit [dibandingkan dengan taman tua yang terletak di pusat kota]," katanya.

Anggota Dewan Kota Surakarta Supriyanto mengatakan, pemerintah seharusnya bisa menawarkan solusi yang lebih baik. "Kota harus mempertahankan taman," kata politisi Partai Demokrat.








Sumber :Jakarta post

No comments

Powered by Blogger.