TKA Kaburan Taiwan Tembus 50.000 Orang

Seorang wanita bermarga Chen, ayahnya yang berusia 80 tahun terjatuh dan harus dirawat di rumah sakit, siang hari ia harus pergi bekerja, akhirnya melalui sebuah perkenalan dengan agency ia mempekerjakan seorang wanita asal Indonesia untuk menjaga ayahnya di rumah sakit, namun tak disangka tak lama kemudian pihak Imigrasi datang, ia baru mengetahui bahwa wanita Indonesia yang mengaku menikah dengan warga Taiwan tersebut ternyata TKA kaburan, sehingga ia sanksi denda 150.000 NT atas pelanggaran undang undang layanan ketenagakerjaan, ia merasa sangat menyesal tanpa memeriksa ARC langsung mempekerjakan TKA tersebut.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Biro Keselamatan Kerja Ketenagakerjaan Kaohsiung City mengatakan berdasarkan biro statistik, dari Januari hingga September tahun ini di Kaohsiung City terdapat 77 kasus mempekerjakan TKA ilegal dan didenda, sebagian besar adalah toko makanan kecil, serta menjaga keluarga yang dirawat di rumah sakit, karena kelalaian mereka tidak memeriksa identitas dan langsung mempekerjakan TKA ilegal maka dikenakan denda 150.000 - 750.000 NT, kerugian sangat besar.

Beberapa kasus karena bisnis toko sangat ramai, kebutuhan tenaga kerja mendesak, ditambah lagi para TKA tersebut mengaku sebagai pengantin asing, namun setelah kena razia barulah mengetahui ternyata mereka adalah pegawai perusahaan lain, mempergunakan waktu luang untuk bekerja secara ilegal.

Selain itu juga ada pasien yang harus menginap di rumah sakit, membutuhkan perawatan jangka panjang, karena ketidakpatuhan mengajukan TKA, anggota keluarga melalui jalur lain yaitu tanpa ijin bisa langsung mempekerjakan pengantin asing, tanpa memeriksa dengan teliti ARC mereka, akhirnya baru mengetahui ternyata mereka adalah TKA kaburan.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa jumlah pekerja asing yang tak diketahui keberadaannya di Taiwan saat ini telah mencapai lebih dari 50.000 orang. Banyak majikan yang mempekerjakan TKA secara ilegal berpikiran bahwa mempekerjakan pengantin asing tidak perlu mengajukan ijin apapun, bisa langsung dipekerjakan. Majikan diperingatkan agar memeriksa identitas asli (kk + ARC) untuk memastikan bahwa orang asing yang dipekerjakan benar benar menikah dengan warga Taiwan, memiliki ARC resmi, agar tidak menyesatkan dan merugikan dikemudian hari.

Sumber :  UDN News

No comments

Powered by Blogger.