TKI Asal Bangkalan Akan Dieksekusi Mati di Arab Saudi

sumber photo:portalmadura

H. Muhammad Zaini Misrin (53), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kebun, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur divonis hukuman mati di Saudi Arabia.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Putranya di Madura, Toriq (25) menyampaikan, ayahnya divonis hukuman mati oleh pengadilan Kerajaan Arab Saudi lantaran dituduh membunuh majikannya sekitar tahun 2005.

Bahkan, Kementerian Luar negeri melalui Disnakertran Bangkalan pernah mengajak pihak keluarga sebanyak 2 kali mengunjungi ayahnya ke Saudi Arabia.

“Saya tidak pernah dapat surat sebelumnya dari pemerintah, tiba-tiba saya diajak ke Arab untuk menemui abah saya,” terang dia, Senin (23/10/2017).

Dia mengatakan, setelah mengunjungi ayahnya di Saudi Arabia, pihak keluarga tidak mengetahui kapan ayahnya akan di eksekusi. Tiba -tiba, keluarga Toriq mendapatkan surat penundaan eksekusi melalui P4TKI Pamekasan yang disampaikan oleh Disnakertran pada tanggal 20 Juni 2017.

Dalam surat itu diterangkan, bahwa eksekusi akan dilaksanakan 6 bulan kedepan setelah surat itu dilayangkan.

“saya berharap, bukan hanya ditunda, tapi dibebaskan, dan bisa pulang ke sini,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertran Bangkalan, Tarso, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri atas masalah tersebut.

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk meloloskan korban dari hukuman mati tersebut.

“Kami hanya bisa mendampingi pemerintah pusat untuk mendata ahli warisnya dan memberikan pendampingan kepada ahli waris,” ungkapnya.

Sumber:portalmadura

No comments

Powered by Blogger.