Video Viral Siswa SD di Trenggalek Isap Vapor, Ini Kronologinya

sumber photo:detik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mengakui, video siswa SD mengisap vapor atau rokok elektrik yang viral di media sosial merupakan siswa sekolah dasar di wilayahnya. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


"Jadi benar bahwa video yang mengggunakan rokok elektrik itu adalah murid dari SDN 2 Surodakan. Yang jelas pihak sekolah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut," kata Kabag Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek, Triadi Atmono, Senin (23/10/2017).

Menurutnya, aksi anak-anak SD tersebut terjadi pada 15 Agustus lalu, saat itu salah seorang siswa membawa vapor/vape milik kakaknya ke sekolah tanpa sepengetahuan orang tua maupun pihak sekolah.

"Namanya juga anak-anak, tingkat rasa penasarannya cukup tinggi, sehingga dicoba dengan teman-temannya. Kemudian ketika mengisap rokok elektrik itu salah satu temannya mengabadikan melalui video," ujarnya.

Dari kejadian tersebut akhirnya video para siswa menyebar dan menjadi viral di sejumlah media sosial maupun jejaring lini massa lainnya.

Triadi mengaku, kejadian itu telah ditangani oleh pihak sekolah dengan mendatangkan langsung orang tua maupun siswa yang bersangkutan.

Lebih lanjut juru bicara Pemkab Trenggalek ini meminta masyarakat untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut, karena dikhawatirkan justru akan mengganggu psikologis maupun aktivitas belajar dari siswa yang terlibat di dalamnya.

"Mohon tidak menuding anak tersebut nakal dan lain sebagainya, mereka selama ini berperilaku baik dan saat ini seluruh siswa sudah kembali beraktifitas dengan normal," imbuhnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video berdurasi 1,5 menit yang berisi aksi para murid SD yang mengisap rokok elektrik secara bergantian.

Tindakan para siswa itu diduga dilakukan di gang antar gedung di sekolahnya. Para siswa juga tampak masih memakai seragam sekolah lengkap dengan nama almamater pendidikan.

Video tersebut diunggah di akun FB berinisial ER sejak 21 Oktober. Video sudah ditonton 4 juta lebih. Bahkan, video ini menjadi perdebatan sengit 2.700 warganet. 

Sumber:detik

No comments

Powered by Blogger.