Wanita India Diperkosa Pria Mabuk di Jalan Sibuk, Warga Malah Merekam

sumber photo:sindonews

Sebuah insiden mengerikan terjadi di sebuah kota di India selatan pada hari Minggu, 22 Oktober 2017, di mana seorang wanita diperkosa oleh pria mabuk di siang bolong di area jalan yang sibuk. Anehnya, orang-orang yang lewat bukannya menolong tapi justru merekam.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Insiden terjadi di kawasan Kota Visakhapatnam, negara bagian Andhra Pradesh. Polisi setempat mengatakan bahwa tersangka yang diidentifikasi bernama Ganji Siva, 23, sudah ditangkap.

Tersangka ditangkap setelah seorang sopir becak motor melaporkan video tentang serangan tersebut ke polisi. Tersangka akan dibawa ke pengadilan dalam beberapa hari mendatang.

K Suresh, inspektur polisi untuk area Kota Visakhapatnam IV, mengatakan kepada Hindustan Times, bahwa korban diserang pada hari Minggu sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Menurutnya, korban merupakan wanita berusia 43 tahun yang mengalami kelaparan selama tiga hari terakhir. Korban terlalu lemah untuk melawan serangan atau berteriak minta tolong. Wanita itu meninggalkan rumahnya sekitar dua hari sebelum pemerkosaan setelah terjadi perselisihan di rumah tangganya.

”Rupanya, dia sangat lemah karena dia tidak makan selama beberapa jam dan sedang tidur di jalan setapak di bawah bayang-bayang pohon saat Siva dalam kondisi mabuk melakukan serangan seksual,” kata Suresh, yang dilansir Selasa (24/10/2017).

Dalam video yang menyebar secara online pada hari Senin terlihat orang-orang yang berjalan melewati area kejadian acuh tak acuh. Sebagian lagi justru merekam tanpa menolong korban.

”Ini jelas menunjukkan bagaimana orang menjadi tidak sensitif terhadap serangan terhadap wanita,” kata Suresh.

Korban telah dikirim ke rumah sakit setempat untuk pemeriksaan kesehatan. Tersangka sebelumnya pernah terlihat kejahatan pencurian.

Polisi menduga Siva berada di bawah pengaruh narkoba pada saat melakukan kejahatan. ”Kami telah mengumpulkan sampel darah dari tertuduh yang akan dikirim ke laboratorium forensik untuk pengujian,” kata seorang perwira polisi setempat kepada The New Indian Express.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.