WNI terdakwa pembunuhan Kim Jong-nam mengunjungi kembali bandara Malaysia


Terdakwa membunuh Kim Jong-nam

      Dua perempuan yang didakwa membunuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, mendatangi kembali tempat kejadian perkara di Malaysia.



Warga Indonesia Siti Aisyah dan warga Vietnam Doan Thi Huong tiba di bandara Kuala Lumpur pada hari Selasa (24/10).

Keduanya dituduh mengoleskan racun VX pada wajah Kim waktu ia sedang menunggu penerbangannya.

Mereka menyatakan tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan, dan mengaku telah ditipu oleh agen Korea Utara dan menyangka sedang berpartisipasi dalam acara kelakar untuk televisi.

Pyongyang menyangkal tuduhan keterlibatan apapun dalam pembunuhan pada tanggal 13 Februari itu, namun empat pria - diyakini sebagai empat warga Korea Utara yang meninggalkan Malaysia pada hari pembunuhan - juga telah didakwa.

Bandara Internasional Kuala Lumpur dipenuhi wartawan pada Kamis pagi ketika Siti Aisyah dan Doan Thi Huong tiba, dengan kawalan puluhan petugas keamanan.

Mereka mengenakan rompi anti peluru, dan sempat terlihat duduk di kursi roda.

Keduanya didampingi pengacara mereka dan hakim yang memimpin persidangan, lansir media lokal.

Mereka diperkirakan akan mengunjungi aula check-in tempat Kim diduga diserang, dan pusat kesehatan tempat ia meminta bantuan.
Jika dinyatakan bersalah, dua perempuan itu menghadapi hukuman mati.

Pengacara mereka mungkin akan membantah dakwaan pengadilan dengan mengatakan bahwa pelaku sebenarnya ialah para agen Korea Utara yang telah meninggalkan Malaysia.

Kim Jong-nam, 46 tahun, ialah kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Pada saat kematiannya, ia diyakini telah mengasingkan diri di Makau selama bertahun-tahun dan diduga beberapa kali melakukan kontak dengan Cina.



Sumber : BBC

No comments

Powered by Blogger.