6 TKI Tewas Kebakaran Tak Bisa Dipulangkan ke Bangkalan





       Jajaran kepolisian Bangkalan, mendatangi para keluarga korban untuk diambil sempelnya guna keperluan tes DNA. Pengambilan sampel terkait dengan sulitnya melakukan identifikasi terhadap lima jasad korban TKI yang tewas terbakar di Kampung Baru, Gelugor, Malaysia. 



Lima keluarga korban yang diambil darahnya itu, diantaranya Safira ibu dari korban Habi, Sulima ibu dari Holil, Tio Mariyam ibu dari Umriyah, Aniyatusoleha anak korban Toyibah dan Samsul, serta Samiyah ibu dari TKI Misbahul Anwar.

"Pengambilan sempel ini dilakukan oleh Tim DVI Biddokes Polda Jatim di rumah keluarga korban di Kecamatan Geger, Bangkalan. Kita hanya mendampingi saja," terang Kapolres Bangkalan, AKBP Anisullah M Ridha melalui Kasubaghumas AKP. Bidarudin, Sabtu (11/11/2017).

Lebih lanjut Bida menjelaskan, selain pengambilan sempel, kedatangan polisi itu juga membawa berkas surat pernyataan kesangupan dan mengikhlaskan para korban untuk dimakamkan di Malaysia. Sebab, seluruh korban kebakaran, tidak terdaftar di LP3TKI dan LP4TKI sehingga tidak ada asuransi dan biaya pemulangan.

"Semua keluarga korban menandatangi surat pernyataan," jelasnya.

Sekadar diketahui, 1 korban yang dinyatakan kritis, akhirnya meninggal dunia. Sehingga korban kebakaran yang terjadi di Malaysia itu menewaskan 6 TKI asal Bangkalan. Mereka di antaranya Anwar, Habi, Mohammad Holil, Umriyah, Tobiyah dan Samsul.


Sumber : Beritajatim

No comments

Powered by Blogger.