Cara Blokir Konten GIF Porno WhatsApp

ilustrasi
Masyarakat Indonesia menyayangkan konten porno yang disediakan pada fasilitas GIF WhatsApp. Bahkan di antara mereka, khususnya para orang tua, panik takut anak-anak mereka sudah mengakses konten seronok tersebut.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Konten porno yang tersedia di WhatsApp ini tentunya  membuat panik para orang dan itu adalah wajar, namun mereka harus cepat mengantisipasinya dan bertindak. Salah satunya adalah dengan memblokir konten itu. Mereka bisa menggunakan situs get.slack.help. Melalui situs ini, pengguna Android, iOS, Windows Phone maupun computer bisa langsung memblokirnya.

Tokoh praktisi televisi dan dunia digital, Damar Juniarto, berbagi cara tersebut di akun Twitternya, @DamarJuniarto.  Menurutnya, dengan mengakses https://get.slack.help/hc/en-us/articles/228023907-Turn-off-animated-images-and-emoji, pengguna bisa memilih sesuai dengan ponsel yang mereka gunakan.

Penguna Android misalnya bisa langsung klik Android lalu pilih Tap Setting lalu meng-off foto atau imoji, sehingga semua hal yang berkaitan dengan gambar dan imoji itu sudah tidak bisa diakses.

Seperti diketahui, Aplikasi dengan lambang telepon ini sudah dapat melakukan panggilan, mengirim gambar dan video. Bahkan belakangan WhatsApp juga sudah bisa mengirim Graphics Interchange Format (GIF) yang membuat berbalas pesan jadi lebih menarik.

Hanya saja baru-baru ini WhatsApp justru menyediakan GIF dengan gambar yang tidak seronok. Ketika pengguna hendak mengirim GIF tentunya akan terdapat beberapa pilihan yang dapat digunakan.

Namun untuk menampilkan lebih banyak pilihan, pengguna dapat mengklik di kolom pencarian untuk mendapatkan GIF yang disuka. Sayangnya ketika mengketik kata "sex", gambar - gambar tidak pantas pun lngsung bermunculan.

Namun sayangnya untuk saat ini belum dapat diketahui apa hal ini bisa disembunyikan langsung oleh para pengguna atau harus pihak WhatsApp langsung yang memblokirnya.

Sejauh ini Kementerian Komunikasi dan Informatika pun belum mau memberikan komentar terkait layanan WhatsApp yang menampilkan gambar seronok.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.