Dampak Siklon Cempaka Diprediksi Terjadi hingga 7 Hari ke Depan

ilustrasi
Dampak Siklon Tropis Cempaka begitu terasa di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan diprediksi dampaknya masih akan terasa hingga 7 hari ke depan. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Triyotomo mengungkapkan, wilayah yang paling terkena dampak berada di sekitar Jateng Timur sisi tengah dan selatan. Pada wilayah tersebut, hujan intensitas sedang hingga lebat, serta angin kencang di pesisir mencapai 20 knot.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

"Pada hasil analisis pada Selasa 28 November 2017 malam, posisi siklon tropis terpantau di perairan sebelah selatan Jawa Timur atau sekitar 50 kilometer sebelah timur laut Pacitan. Siklon mengarah ke barat laut, menjauhi Pulau Jawa, berkecepatan 8 knots atau 15 kilometer per jam. Kekuatan siklon tercatat 65 kilometer per jam," beber Triyotomo, Rabu (29/11/2017).

Dia memperkirakan posisi siklon untuk hari ini di perairan selatan Jawa Timur, sekitar 195 kilometer selatan Pacitan. Pergerakan siklon menjauhi Pulau Jawa dan kekuatannya 75 kilometer per jam atau setara 40 knots.

Dia menjelaskan dampak yang ditimbulkan berupa hujan intensitas sedang hingga lebat di selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Potensi timbul angin kencang terjadi di selatan Jawa dengan kekuatan angin sekitar 20 knots. Siklon Cempaka pula mempengaruhi tinggi gelombang di perairan selatan Indonesia.

Menurut Triyotomo, fenomena siklon cempaka biasanya akan berakhir dalam waktu 1-7 hari. "Dari tahap awal hingga akhir, khusus siklon cempaka, lama kelamaan posisinya menjauhi Indonesia. Sehingga dampaknya di wilayah Indonesia bisa semakin berkurang," terangnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) telah mendeteksi fenomena pertumbuhan siklon tropis, Siklon Cempaka, di dekat pesisir selatan Pulau Jawa, Senin 27 November 2017 pukul 19.00 WIB. Keberadaan Siklon Cempaka itu mengakibatkan perubahan pola cuaca di sekitar lintasannya.

Hal senada juga disampaikan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (29/11/2017). Dia memperkirakan siklon tropis Cempaka akan bergerak menjauhi wilayah Indonesia pada Kamis (30/11/2017).

Namun, siklon masih memberikan dampak hujan deras dan gelombang tinggi di wilayah Jawa dan Bali. “Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiap-siagaan menghadapi ancaman banjir, longsor dan puting beliung,” katanya.

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.