Demi pria yang dikenal di Facebook, ibu ini tinggalkan 9 anaknya


Ilustrasi

         Demi hidup bersama dengan pria yang dia kenal di Facebook, seorang wanita tega meninggalkan suami dan 9 anaknya. Si suami yang patah hatipun menceritakan kelakuan istrinya yang dia nilai tengah mengalami krisis paruh baya. 



Dikutip dari laman The Sun, 14 November 2017, wanita bernama Heidi (44) itu pergi dari rumahnya di Hetton-le-Hole, Inggris. Dia terbang ke Gambia demi menemui dan hidup bersama kekasih barunya bernama Mamadou Jallow (30).

Sang suami yang bernama Andy Hepworth mengaku dialah yang kini mengurus ke-9 anak-anaknya. Dia menyebut, istrinya sedang mengalami krisis paruh baya. "Dia mulai pergi ke gym, membuat tato, berdandan," kata Andy yang juga berusia 44 tahun.

Dulu, kata Andy, Heidi adalah seorang ibu yang penyayang dan mengasihi keluarganya. "Kini, dia menjadi orang yang mengerikan. Dia seperti makhluk asing yang terobsesi dengan tubuhnya," jelas Andy.

Andy menilai, kekasih barunya telah mencuci otak Heidi dan sukses dengan janji-janji dan fantasi. Sebab, Heidi yang belum pernah terbang jauh, bulan lalu memutuskan pergi ke Afrika bagian barat untuk bertemu Mamadou.

Ketika dikonfirmasi, Heidi mengaku bahwa hubungannya dengan Mamadou bukanlah selingkuh.

"Saya bertemu pemuda tapi ini bukan selingkuh. Pernikahan (kami) memang bermasalah. Kami sudah pisah. Apakah wanita tidak boleh memiliki hubungan yang baru?"

Andy dan Heidi bertemu tahun 1990-an dan telah bersama selama 23 tahun. Menurut Andy, Heidi memiliki tiga anak dari pernikahan sebelumnya. "Lalu, kami dikarunia 6 anak bersama. Anak dia sudah saya anggap sebagai anak sendiri," jelasnya.

Andy yang pernah bertugas di militer selama 4 tahun itu mengaku menyadari perubahan pada istrinya sejak Maret lalu.

"Dia lebih berdandan dan berpakaian yang tak biasa. Seperti bukan dia (yang biasanya). Dia pergi keluar bersama teman-temannya dan sering bertelepon," jelas Andy.

Andy juga mememorgoki istrinya mulai memiliki teman-teman baru di Facebook yang kebanyakan pria dari Afrika dan Asia. Heidi bahkan memblokir Andy dari pertemanan Facebook.

Hingga suatu hari, dia menemukan pesan di komputer rumah dari Mamadou. "Hati saya terasa terkoyak-koyak. Saya mencintai istri saya," kata Andy.

Dia juga menilai, seorang ibu yang memang menyayangi anak-anaknya seharus tidak jalan-jalan mengelilingi Afrika dengan kekasih barunya.

Heidi menimpali bahwa pernikahannya berakhir dengan alami. Namun, dia mengakui merindukan kesembilan anaknya.

"Sulit bagi mereka untuk memahami. Saya belum tahu apakah akan tinggal di sini (Banjul, Gambia) secara permanen atau tidak. Tapi, saya melihat masa depan saya dengan Mamadou dan anak-anak saya," kata Heidi.

Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.