Hati-hati, Virus HPV Juga Sebabkan Kanker Tenggorokan

ilustrasi
Human papilloma virus (HPV) merupakan penyebab kanker leher rahim pada wanita. Tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
HPV adalah salah satu penyakit menular seksual yang paling umum terjadi. Sebagian besar infeksi kerap tidak menyebabkan gejala dan dapat hilang sendiri dengan kekebalan tubuh yang prima. Tetapi, tak sedikit virus yang akhirnya menyebabkan kanker pada tenggorokan, mulut, anus, penis, serviks, vagina dan vulva, serta saluran pernapasan bagian atas.

Pria berisiko tinggi mengembangkan HPV oral saat mereka melakukan hubungan seks oral dengan pasangan yang memiliki infeksi HPV genital.

Sekitar 1 dari 9 pria di AS memiliki infeksi mulut akibat HPV. Jumlah tersebut tiga kali lipat lebih banyak ketimbang tingkat infeksi pada wanita, sebuah penelitian baru menunjukkan. Diperkirakan sekitar 11 juta pria dan 3,2 juta wanita di AS berusia 28 sampai 69 tahun memiliki infeksi HPV oral.

“Meningkatnya kasus infeksi HPV di kalangan pria dapat membantu menjelaskan mengapa kanker tenggorokan pada pria sekarang lebih sering terjadi ketimbang kanker serviks pada wanita,” kata penulis studi senior Ashish Deshmukh, seorang peneliti kesehatan masyarakat di University of Florida di Gainesville.

"Kami memiliki vaksin HPV yang disetujui untuk digunakan pada anak laki-laki dan perempuan, yang berpotensi menurunkan tingkat kanker terkait HPV di masa depan.”

Di AS, vaksin HPV direkomendasikan untuk anak-anak pada usia 11 atau 12 tahun, dengan tujuan melindungi masa depan mereka dari virus sebelum aktif secara seksual, dan juga untuk remaja dan dewasa muda yang mungkin belum pernah divaksinasi sebelumnya.

“Temuan ini menyoroti kebutuhan akan pencegahan yang lebih baik pada pria dan wanita, kata Dr. Erich Sturgis, seorang peneliti di University of Texas MD Anderson Cancer Center di Houston yang tidak terlibat dalam penelitian ini. "Sangat penting bahwa kita harus memaksimalkan tingkat vaksinasi HPV pada remaja dan dewasa muda," tambah Sturgis.

Selain vaksinasi, kondom juga bisa membantu menurunkan risiko transmisi HPV, Deshmukh mengatakan. Baik pria dan wanita dapat diskrining untuk kanker dubur, dan wanita bisa mendapatkan pemeriksaan khusus untuk kanker serviks, sehingga infeksi lebih mudah dicegah maupun diobati, tambahnya.

Sumber:kompas
 

No comments

Powered by Blogger.