Ini Pengakuan Keluarga TKW yang Jatuh dari Lantai 11

sumber photo:beritajatim
Lagi, kabar duka datang dari pahlawan devisa asal Ngawi. Adalah Panti, TKW asal Dusun Balong, Desa/Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi yang harus pulang dengan kondisi tak bernyawa.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sebelum jatuh dari lantai 11, korban sering cerita tentang kekejaman majikan. Tidak ada waktu istirahat. Ibu korban, Jami, saat ditemui hanya menyeka air mata. Sambil memeluk sang cucu buah hati dari korban, Eliya yang berumur 8 tahun.

"Saya pengen anak saya pulang. Jenazahny cepat dibawa ke Ngawi saja. Saya pengen melihatnya," kata Jami setengah histeris, Selasa (21/11/2017).

Sementara, kakak korban, Kamino mengatakan, keluarganya pertama kali mendapat kabar adikny meninggal dari PT Berkah Rahayu Safarindo, PJTKI yang memberangkatkan korban ke Taiwan pada 8 Agustus 2016.

"Sebelumnya, awal November memang adik saya mengeluh tentang kekejaman majikan. Gaji sering dipotong. Katanya dituduh merusak perabot rumah tangga," cerita Kamino.

Padahal, lanjut dia, sang adik tidak menyentuh perabot yang rusak tersebut. Selain itu, korban juga bercerita sering dianiaya sampai tidak ada waktu istirahat.

"Terakhir kontak pengen pindah majikan. Tapi kok malah dapat kabar kalau adiknya saya meninggal karena jatuh dari lantai 11," terangnya.

Dia berharap, jenazah adiknya segera dibawa ke Indonesia. "Termasuk gajinya juga segera dilunasi. Asuransi juga harus ada," tuntutnya. 

Sumber:beritajatim

No comments

Powered by Blogger.