Pacaran 6 Tahun, Pasangan Ini Akhirnya Menikah, tapi Saat Hari Bahagia Si Pria Tak Muncul, Ternyata





      Pernikahan menjadi momen besar bagi pasangan kekasih.Tak heran, mereka melakukan banyak persiapan agar hari bahagia mereka berjalan sempurna. Sayang, sebuah kejadian miris menimpa pasangan asal Thailand ini.



Seorang pria bernama Boonyang Sawatdee berencana menikahi pacarnya, Arunee Jaengkrachang.
Keduanya ternyata telah berpacaran selama 6 tahun, melansir Bangkok Post.

Pasangan ini berencana menikah di kampung halaman mempelai wanita di Khao Din, Kabin Buri, Thailand.

Acara besar ini akan digelar pada 22 Oktober 2017..Sehari sebelum menikah, pasangan ini bertemu orang tua mempelai wanita untuk melakukan persiapakan akhir.

Mereka menyiapkan segala keperluan pesta pernikahan.

Saat itu, Boonyang tampak biasa saja dan tak terlihat mencurigakan.

Namun, pada saat hari pernikahan tiba, hal tak terduga pun terjadi.

Pria berusia 26 tahun ini tak datang, bahkan hingga pada waktu yang sudah dijadwalkan.

Pernikahan Boonyang Sawatdee dan Arunee Jaengkrachang Pernikahan Boonyang Sawatdee dan Arunee Jaengkrachang (Bangkok Post/Manit Sanubboon) Tak hanya itu, semua keluarga Boonyang juga tak menampakkan diri di acara pernikahan tersebut.Tentu saja kejadian ini membuat keluarga Arunee curiga.

Sadar Boonyang datang terlambat, pihak keluarga Arunee mencoba menghubunginya. Akhirnya, pria tersebut menjawab teleponnya.

Boonyang mengaku kondisinya baik-baik saja.

Tapi, ia tiba-tiba mengatakan bahwa ingin menunda pernikahannya beberapa jam.

Boonyang mengatakan ia tak bisa datang tepat waktu.

Tak punya pilihan lain, Arunee pun mengumumkan bahwa pernikahannya akan dimundurkan dari pukul 6 menjadi pukul 9 pagi.Tapi, beberapa jam terlewat, Boonyang dan keluarganya tak datang juga.

Perempuan berusia 24 ini emosi dan berusaha kembali menelepon sang kekasih, tapi tak juga dijawab.

Akhirnya, Arunee dan keluarganya pergi ke rumah Boonyang untuk meminta penjelasan.


Sayangnya, saat sampai di sana, tak ada siapa pun di rumah dan ternyata keluarga Boonyang sudah pergi.

Belakangan, Arunee mengetahui bahwa Boonyang tak bisa membayar uang mahar.

Padahal, sebelumnya, keluarga mereka sudah sepakat bahwa Boonyang akan membayar mahar sebesar 200 ribu Bath (Rp81 juta) tunai dan emas seberat 5 Bath.Masih belum diketahui apakah Boonyang tak berani memberi tahu bahwa ia tak bisa membayar.

Tapi, mungkin juga pria itu sudah berusaha tapi gagal mengumpulkan uang.

Sayangnya, keluarga Arunee tak peduli dan mereka mau pria tersebut tetap membayar.

Mereka telah mengeluarkan lebih dari 100 ribu Bath untuk acara pernikahan.

Masih belum diketahui apakah Boonyang tak berani memberi tahu bahwa ia tak bisa membayar.

Tapi, mungkin juga pria itu sudah berusaha tapi gagal mengumpulkan uang.

Sayangnya, keluarga Arunee tak peduli dan mereka mau pria tersebut tetap membayar.

Mereka telah mengeluarkan lebih dari 100 ribu Bath untuk acara pernikahan.

Tak hanya itu, Arunee juga masih berhutang pihak catering sebesar 22 ribu Bath.

Akibatnya, keluarga Arunee melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib dan sudah menyewa pengacara.

Mereka ingin meminta pertanggungjawaban Boonyang.

Setelah tahu bahwa calon suaminya pergi, Arunee pun mengatakan pada para tamu bahwa pernikahannya dibatalkan.

Perempuan tersebut mulai menangis hingga hampir pingsan.

Ia sangat malu atas pernikahannya yang gagal hingga membuatnya keluar dari pekerjaannya hari itu juga. 


Sumber : Tribun

No comments

Powered by Blogger.