<-->

Pria India Bakar Hidup-hidup Gadis yang Tolak Pinangannya

ilustrasi
Tak semua orang bisa lapang dada saat cinta ditolak sang pujaan hati. Salah satunya adalah pemuda asal Chennai, wilayah selatan India ini.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sang pemuda berusia 22 tahun itu membakar hingga tewas Induja Mugan (22), pujaan hati yang juga teman kuliahnya akibat pinangannya ditolak.

Selama lebih dari satu bulan Akash kerap membuntuti pergerakan Induja sang pujaan hati.

Pada Senin (13/11/2017), sekitar pukul 20.45 waktu setempat, saat Induja sedang bersama ibunya, Renuka Mugam (44) dan saudarinya Nivedha Mugam (21), bel kediamannya berdering.

Karena hari sudah agak larut, Induja tak membukakan pintu dan hanya bertanya kepada sang tamu.

Sang tamu yang ternyata adalah Akash tetap berdiri di luar kediamannya dan bersikukuh ingin bertemu dan berbicara dengan Induja.

Meski awalnya menolak membuka pintu, Induja akhirnya mau menerima Akash dan berbicara dengan pria tersebut.

Namun, begitu pintu dibuka, Akash menyiramkan bensin ke arah Induja, menyalakan korek api, lalu melemparkan korek itu ke tubuh Induja yang sudah tersiram bensin.

Alhasil, api dengan cepat melalap tubuh gadis malang tersebut. Melihat peristiwa itu, ibu dan saudari Induja bergegas membantu.

Para tetangga yang mendengar teriakan Induja juga keluar dari rumah, tetapi Akash sudah terlebih dahulu melarikan diri.

Setelah warga bisa memadamkan api yang melalap tubuh Induja, gadis itu dilarikan ke RS Kilpauk tetapi nyawanya tak tertolong akibat lukanya yang terlalu parah.

Ibu dan saudari Induja juga mengalami luka bakar cukup parah dan harus dirawat intensif di rumah sakit yang sama.

"Ibu dan anaknya dalam kondisi amat buruk saat tiba di rumah sakit. Ibunya dalam kondisi kritis," kata Dr Ashiq, dokter jaga di RS Kilpauk.

Ayah Induja, Shan Mugam (45), yang bekerja di Kanada, dikabari soal tragedi yang menimpa putrinya itu dan langsung bergegas pulang ke India.

Setelah tiba di India pada Rabu (16/11/2017), yang bisa dilakukan Shan Mugam hanyalah menghadiri pemakaman putri tercintanya.

"Kami sangat terkejut dengan insiden ini. Shan amat terpukul. Dia sudah kehilangan putrinya dan sang istri dalam kondisi kritis. Sementara putrinya yang lain juga menderita luka bakar," kata Arul Nagrajan (43), teman keluarga Mugam.

Polisi kemudian mengerahkan anggotanya untuk mengejar Akash yang kemudian ditangkap saat menunggu bus di terminal bus Adambakkan.

"Ayah korban menduga Akash jatuh cinta kepada Induja dan sudah lama melecehkannya. Akash nampaknya pernah melamar Induja tetapi ditolak," kata Inspektur S Murli, kepala kantor polisi Adambakkan.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.