Sudah 6 Hari Disembelih, Ayam di Pekalongan Ini Belum Juga Mati

sumber photo:detikcom
Seekor ayam jago milik Budi Santoso, warga Pekalongan, Jawa Tengah meski sudah disembelih selama 6 hari belum mati. Ayam tersebut masih hidup bebas berkeliaran, meski makanan yang barusan dimakannya keluar lagi dari urat leher yang telah putus disembelih.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Ayam jago milik Budi Santoso, warga Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Pekalongan ini dulunya ayam yang akan disembelih saat ada hajatan sepekan lalu. Namun ternyata tidak juga mati, sementara tiga ekor aam jago lainnya sudah mati dan di jadikan makanan saat hajatan.

Pemilik ayam, Budi kepada detikcom di rumahnya, menjelaskan ayang jago yang belum mati ini merupakan salah satu dari empat ekor ayam pemberian besan.

"Saat melamar inilah, ada seserahan antara lain empat ayam. Ayam-ayam tersebut seperti biasanya rencananya kita buat ayam panggang. Kita potong ayam itu semuanya," kata Budi .

Meski sudah dipotong kata dia, sudah hampir sepekan, ayam ini tetap hidup. Ayam itu tetap dilepas, makan, minum dan berkeliaran di sekitar rumah.

Meski sudah disembelih, ayam tetap hidup.sumber photo:detikcom

"Tapi, kalau makan atau minum, ya keluar lagi melalui leher yang sudah putus itu," imbuh Budi.

Budi, pemilik ayam sendiri mengaku masih bingung dengan keadaan ayam tersebut. Bahkan, berbagai upaya dilakukan termasuk meminta doa para sesepuh, namun ayam itu belum juga mati.

Dia menambahkan ayam itu dipotong oleh imam musala setempat, yakni Ciswoyo, yang biasa memotong ayam di dusun setempat.

"Pertama kali, saya potong ayam ini dari empat ayam. Pisau masih tajam. Yang saya herankan, tiga ayam mati, yang pertama saya potong belum mati-mati sampai sekarang," kata Ciswoyo.

Dia sendiri juga merasa heran, mengingat cara motong ayam juga sudah benar, sesuai dengan apa yang dilakukan selama ini.

"Ayam dipotong pada hari Selasa itutidak mati-mati. Sudah putus baik itu tenggorokan maupun otot nadinya. Itu saat motong sudah memenuhi syariat Islam," jelas Ciswoyo.

Sementara itu, peristiwa unik tersebut, ditanggapi pihak Dinas Ketahanan dan Pertanian, Bidang Peternakan, Kabupaten Pekalongan.
Menurut drh Mutasin Billah, Kepala Bidang Peternakan, kejadian memotong ayam yang sampai beberapa hari tidak mati, dimungkinkan saat proses pemotongan tidak sempurna.

"Dalam arti harusnya tiga saluran yang dipotong, mungkin saja pembuluh darahnya tidak terpotong sempurna, sehingga ayam masih bisa bertahan walaupun kerongkongan terpotong," kata Mutasin di kantor.

Menurutnya, ayam itu akan mati dengan sendiri, karena asupan makanan tidak ada. "Jarang ditemui di lapangan hal seperti itu," katanya. 

Sumber:detikcom

No comments

Powered by Blogger.