Ajaib, Seorang Bayi Bertahan Hidup Meski Jantungnya di Luar Tubuh

Operasi jantung yang dijalani Vanellope.sumber photo:okezone
Seorang bayi mampu bertahan hidup setelah terlahir dengan kondisi jantung berada di luar rongga dada. Ia menjadi satu-satunya bayi yang mampu bertahan hidup dengan kondisi cacat jantung di Inggris.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Vanellope Hope Wilkins adalah nama bayi ajaib itu. Kelainan yang dialaminya telah diketahui ketika ia masih menjadi janin berumur 9 minggu. Naomi dan Dean Wilskin melihat ada sel yang tumbuh tak biasa di dada bayi mereka saat melakukan USG.

Ayahnya, Dean Wilkins mengatakan sel tersebut tampak seperti hamster, namun ternyata itu adalah jantung anaknya. Dalam istilah medis kondisi ini disebut ectopia cordis. Hal ini terjadi karena tulang rusuk sang bayi tidak berkembang secara normal. Akibatnya, jantung dan beberapa organ perut Vanellope tumbuh di luar tubuhnya.

Dokter menyarankan mereka untuk menggugurkan janin tersebut karena kondisinya sangat buruk dan kemungkinan ia akan hidup sangat kecil.

“Ketika dokter mencari tahu keadaan bayinya,  ia tidak dapat menemukan solusi karena kondisi Vanellope sangat buruk. Mereka bilang kesempatan untuk selamat hampir tidak ada dan satu-satunya jalan adalah menggugurkannya,” ujarnya.

Dokter spesialis jantung anak, Dr Frances Bu’Lock mengatakan, “Informasi yang tersedia tentang penyakit ini sangat sedikit.”

“Saya pernah melihat kasus ini sekira 20 tahun lalu tetapi sang ibu mengalami keguguran. Saya melakukan riset di google dan membaca banyak literatur,” ujar Bu’Lock.

“Tapi itu tak banyak membantu dan tak banyak informasi mengenai kondisi itu. Kebanyakan bayi yang mengalami cacat jantung dan ketidaknormalan lain lahir dalam keadaan meninggal, sedangkan yang terlahir  hidup akan meninggal dalam beberapa hari,” jelas Bu’Lock lagi.

Di akhir kehamilannya, Naomi semakin sering mengontrol kondisi bayi mereka dan berdoa agar anak mereka selamat.

Meski dokter menyarankan untuk melakukan aborsi, Dean dan Naomi memutuskan untuk tetap mempertahankan anaknya. Beruntung,  Vanellope berkembang secara normal dalam rahim Naomi. Bayi itu lahir pada 22 November lewat operasi sesar dengan bantuan 50 tenaga medis.

Setelah itu, Vanellope dibungkus dengan plastik untuk menghindari infeksi. Selang khusus dimasukkan ke dalam tali pusar untuk menopang jantungnya saat masih terhubung dengan Naomi.

Kurang dari satu jam setelah kelahirannya, operasi dilakukan untuk memasukkan jantung bayi tersebut ke dalam dadanya. Seminggu kemudian, operasi kedua dilakukan untuk membuka tulang rusuknya lebih lebar agar jantungnya masuk ke dalam rongga dada Vanellope.

Operasi terakhir dilakukan untuk menutupi bagian dadanya yang bolong, dokter mengambil kulit dari bawah lengannya. Selain itu, dokter juga membuat jaringan penopang karena bayi mungil itu tidak memiliki tulang rusuk maupun tulang dada.

Serangkaian operasi tersebut dilakukan di Rumah Sakit East Midlands Congenital Heart Centre dan berjalan lancar. Naomi dan suaminya memuji kerja keras tim medis yang telah berhasil menyelamatkan bayinya.

“Mereka sedikit cemas saat melakukan operasi karena hanya ada sedikit informasi tentang kasus ini,” ujar Dean.

“Para staf medis benar-benar mengagumkan. Saya ingin memeluk mereka satu per satu jika bisa. Mereka adalah keajaiban sama seperti Vanellope,” puji Naomi. 

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.