<-->

Curi Uang Via ATM Palsu, 9 WNA dan 3 WNI Diciduk Polisi

WN Bulgaria rekam data ATM.sumber photo:merdeka
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan pencurian uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dengan cara dikloning atau digandakan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kejahatan ini bermula dari laporan pihak nasabah yang merasa kehilangan uang secara tidak wajar.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

"Dari situ kita akhirnya berhasil menangkap sebanyak 3 pelaku WNI, dan 9 WNA yang terdiri dari warga Ukraina, Bulgaria, Romania, dan Kroasia. Mereka pun sudah beroperasi sekitar 2 bulan, September hingga Desember 2017," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/12).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menjelaskan, untuk para tersangka WNA mendapat instruksi dari pimpinannya yang berada di luar negeri melalui email. Kemudian, mereka pun membuat kartu ATM bodong dengan instruksi dan data yang sudah tersedia diemail tersebut.

"Cara pencurian uang lewat ATM palsu, yakni data diambil dari orang lain, terus dari komputer dan laptop dilakukanlah pemindahan data. Jadinya, kartu ATM palsu itu bisa digunakan si pengambil meraup uang di ATM Indonesia," ujar Nico.

"Jadi para pelaku ini berbeda-beda kelompok dan tak saling mengenal. Pelakunya itu terbagi beberapa tugas, ada pengambil data, pemasul data ke ATM bodong dan pengambil uang," sambungnya.

Selama dalam beroperasi, para pelaku sudah berhasil meraup uang sebanyak Rp 300.000.000. "Jadi pelaku mengambil uangnya itu secara bertahap dan sesuai pembatasan dari penarikan uang tertentu di ATM," katanya.

Atas pengungkapan ini, polisi berhasil amankan beberapa barang bukti seperti laptop dan puluhan ATM palsu. Selain itu, kepolisian akan berkerjasama dengan Interpol untuk menangkap bisa besarnya.

"Kami menemukan bukti-bukti lainnya, seperti alat pemindah data dari laptop, uang curian serta puluhan kartu ATM. Bukti ini akan kita gunakan untuk bisa menangkap otak dari sindikat tersebut. Dan rencananya itu akan bekerjasama juga dengan interpol," pungkasnya. 

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.