Demi Bayar Uang Pengobatan Sang Ibu, Bocah Laki-laki Berusia 11 Tahun Ini Rela Bekerja Membakar Mayat

Bocah di Thailand bekerja di sebuah krematorium.sumber photo:okezone
Setiap anak memiliki hak untuk menikmati hidup di bawah perlindungan orangtua mereka dan menghabiskan waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Namun, tak semua anak di dunia ini memiliki kehidupan yang beruntung seperti itu. Banyak dari mereka yang harus merasakan pahitnya dunia di usia yang sangat dini.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Bahkan, sebagian anak di belahan dunia ini harus bekerja banting tulang demi keberlangsungan hidup mereka. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun asal Thailand menjadi salah satu anak yang kurang beruntung karena harus mencari uang sebelum ia menjadi dewasa.

Alih-alih belajar atau bermain dengan temannya, anak laki-laki yang tak disebutkan namanya itu menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membakar mayat. Sebagaimana diwartakan Viral For Real, Kamis (7/12/2017), anak berbadan gembul itu diketahui bekerja di sebuah krematorium.

Hal ini, dilakukan bocah itu untuk menggantikan ibunya. Sang ibu kini tak sanggup lagi untuk bekerja karena sakit-sakitan. Sementara ayah si anak tangguh itu telah meninggal ketika ia masih dalam kandungan. Mau tak mau bocah tersebut pun bekerja agar mereka bisa bertahan hidup sekaligus mengumpulkan uang untuk membiayai pengobatan ibunya.

Ibu anak malang itu kini hanya bisa terbaring di tempat tidur. Jika sebagian orang dewasa saja ngeri untuk berhadapan dengan mayat, tapi tidak dengan bocah ini. Usai membakar jenazah yang masih utuh hingga berubah menjadi abu atau menyelesaikan pekerjaannya, ia akan langsung kembali ke rumah tanpa mampir kemana pun.
sumber photo:okezone

Setelah sampai di rumah, anak laki-laki berbakti ini akan melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan seorang ibu rumah tangga. Ia akan membersihkan rumah, mencuci dan memasak untuk sang ibu tercinta. Setelah melakukan semua pekerjaan itu, ia akan pergi tidur dan kemudian bangun pagi di keesokan harinya lalu berangkat ke krematorium tempatnya bekerja.

Kisah anak berjiwa besar itu menjadi viral melalui media sosial di Negeri Gajah Putih. Kisah ini telah membuat para netizen tersentuh dan mengumpulkan bantuan agar anak itu tak perlu bekerja. Para netizen berharap anak yang tak disebutkan asalnya itu bisa kembali ke bangku sekolah dan mengenyam pendidikan layak.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.