Dikurung oleh Orangtuanya di Kamar Selama 15 Tahun, Perempuan Jepang Tewas Membeku

ilustrasi

Kepolisian Jepang menahan sepasang suami-istri yang membiarkan anak kandungnya tewas dengan tragis. Pasangan paruh baya asal Negeri Sakura itu diketahui membiarkan putrinya yang berusia 33 tahun tewas membeku karena kedinginan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Mirisnya, sebelum tewas, perempuan itu diketahui telah hidup dalam kegelapan karena dikurung di sebuah ruang kamar selama bertahun-tahun. Perempuan bernama Airi Kakimoto tersebut dikurung oleh orangtuanya sendiri dengan sadar. Sepasang suami-istri itu menyatakan jika putrinya dikurung karena memiliki masalah kejiawaan.

Departemen Kepolisian Prefektur Osaka Jepang Barat mengatakan bahwa jasad Airi Kakimoto ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Selain dibiarkan membeku karena musim dingin yang tengah singgah di Jepang dan tak diberi penghangat yang memadai, tubuh Airi juga diketahui mengalami malnutrisi ekstrem.

Sebagaimana dilansir dari The Star, Rabu (27/12/2017), perempuan dengan tinggi 145 centimeter (cm) itu hanya memiliki bobot 19 kilogram (kg). Orangtua Airi diketahui bernama Yasutaka Kakimoto (55) dan Yukari Kakimoto (53). Keduanya mengaku hanya memberi makan putrinya satu kali sehari.

Kakimoto diketahui dikurung di dalam ruangan dengan ukuran 3 meter persegi selama 15 tahun lamanya. "Putri kami mengalami sakit jiwa di usia sekira 16 atau 17 tahun. Ia berubah menjadi orang yang kasar dan karena itulah kami mengurungnya di dalam ruangan," ujar salah satu orangtua korban.

Polisi menyatakan, jika pasangan Kakimoto itu telah membangung pintu ganda di kamar tempat putrinya dikurung. Pintu ganda ini membuat pintu hanya bisa dibuka dari luar. Tak hanya itu, mereka juga melengkapi ruangan tersebut dengan kamera pengawas. Polisi menemukan setidaknya terdapat 10 kamera yang dipasang untuk mengawasi Airi baik di dalam kamar maupun luar ruangan.

Sementara itu, tembok setinggi 2 meter juga mengelilingi rumah keluarga Kakimoto yang membuat kemungkinan Airi kabur sangat kecil. Airi diketahui meninggal pada Senin 18 Desember. Tetapi kematiannya baru dilaporkan pada 23 Desember. Ketika ditanya alasan yang menyebabkan mereka menyembunyikan jasad sang putri, keduanya mengaku ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan Airi.

Polisi menangkap pasangan Kakomoto setelah suami-istri tersebut dicurigai secara tidak sah mengambil salah satu organ tubuh Airi. Dugaan ini tentunya akan membawa pasangan tersebut dalam masalah hukum yang serius. Penyelidikian atas kasus ini masih terus berlangsung.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.