Hidup Terkadang Sulit, Tapi Terima Kasih Sudah Bertahan Hingga Saat Ini



     Teringat sebuah adegan di film Dunkirk. Tentang seorang pria tua yang menyambut kepulangan para prajurit. Dia mengucapkan, "Well done lads. Well done." Lalu Alex yang melintas di depannya mengatakan, "All we did is survive." Dan respon pria buta itu sungguh menyentuh. "That's enough," begitu katanya.



Adegan singkat itu entah kenapa begitu membekas di benak saya. Tentang betapa perjuangan untuk bertahan hidup (survive) itu sendiri sudah lebih dari cukup. Dari semua usaha dan keahlian yang kita punya di dunia, kemampuan bertahan hidup lah yang paling luar biasa. Semua orang memiliki hidupnya, tapi mungkin hanya sebagian saja yang berani dan mampu untuk mempertahankan hidup sebaik-baiknya.

Setiap Orang Punya "Monsternya" Sendiri 

Tiap orang punya masalahnya sendiri untuk dihadapi. Setiap orang punya pertarungannya masing-masing untuk ditaklukkan. Pada dasarnya dalam setiap kehidupan selalu ada monster yang harus bisa kita kalahkan sendiri. Menaklukkan monster itu juga butuh kekuatan dan keberanian luar biasa. Meski saat ini kita belum bisa mengalahkannya, tapi selama kita masih bisa kembali melanjutkan hidup, akan ada saatnya monster itu lenyap dengan sendirinya.

Hidup Ini Sudah Anugerah

Aku, kamu, dan kita semua mungkin pernah bertanya-tanya kenapa kita diberi hidup kalau yang kita dapatkan di hidup ini hanya masalah dan penderitaan? Jika tahu pada akhirnya hidup begitu sulit untuk dijalani, mungkin kita lebih memilih untuk tidak dilahirkan. Tapi hidup ini sendiri adalah anugerah. Ada sesuatu yang harus kita kerjakan. Ada hal-hal yang harus kita selesaikan. Setiap diri kita memiliki perannya masing-masing, tinggal bagaimana cara kita menemukan jalannya saja untuk menjadikan hidup ini layak dipertahankan.

Terima Kasih Sudah Bertahan Hingga Sejauh Ini

Terima kasih untukmu, untuk diri kita sendiri yang sudah bertahan hidup hingga sejauh ini. Terima kasih sudah melangkahkan kaki sampai sejauh ini. Hidup memang terkadang terlalu sulit untuk dijalani. Masalah kerap datang silih berganti, tapi akan selalu ada pintu yang terbuka bila kita mau berusaha.

Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita

Kau bisa patahkan kakiku, patah tanganku rebut senyumku
Hitamkan putihnya hatiku, tapi tidak mimpi-mimpiku.
(Manusia Kuat, Tulus)

Jadi, sudah siap kembali melangkah, ladies? Intinya jangan terlalu tenggelam dan terjebak pada masa lalu. Pun tak perlu terlalu mengkhawatirkan masa depan. Jalani hari ini sebaik mungkin, syukuri semua yang sudah kita punya, dan kembali perjuangkan setiap impian yang ada.


Sumber :Vemale

No comments

Powered by Blogger.