Ini Prosen Pembuatan Mengubah Kaca Bekas, Jadi Miniatur Bernilai Seni Tinggi

sumber photo:tribunnews

Bermula dari melihat sampah botol kaca yang terbakar di pekarangan rumah, Baharuddin Sikumbang, warga Jalan Juanda, Medan, langsung terinspirasi untuk menciptakan sebuah karya seni bercita rasa tinggi.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Bahar mengatakan pada tahun 2011 silam, dirinya melihat banyak sampah yang terbakar, lalu ia melihat ada kaca yang leleh akibat pembakaran.

Lalu ia mencoba untuk melelehkan kaca pakai gas, rupanya bisa. Sejak itu Bahar mulai melihat adanya peluang bisnis, yang bisa dihasilkan menjadi pundi-pundi rupiah dari kerajinan kaca tersebut.

"Prosesnya kaca saya lelehkan, lalu di bentuk untuk menjadi ornamen miniatur. Setelah lengkap akan disatukan. Semua bahan yang saya gunakan, berasal dari bahan tidak terpakai, yang di buang oleh masyarakat," kata Bahar, Jumat (29/12/2017).

“Untuk membuat satu miniatur di butuhkan beberapa jenis kaca, seperti dari botol minuman, dengan beberapa warna yang berbeda untuk menghasilakan satu jenis miniatur yang menarik,“ tambahnya

Bahar mengatakan bahwa hingga kini dirinya sudah bisa menghasilkan berbagai jenis miniatur, seperti miniatur Masjid, Istana Maimun, Gereja, Kapal dan Bunga.

"Kalau pembuatan bunga dari botol minuman besar. Kaca di potong-potong kecil, lalu dipanaskan agar bisa dipelintir untuk dibentuk menjadi bagian-bagian bunga. Ketika semua bagian jadi tinggal disatukan,“ ujar Bahar.

Bahar menjelaskan 7 tahun sudah dirinya, coba menggantungkan hidup dari berjualan karya seni miniatur berbahan kaca. Untuk harga pun dirinya tidak mematok harga yang begitu mahal. Miniatur termurah Kapal laut di jualnya dengan harga Rp 400 ribu hingga yang termahal miniatur Istana Maimun dengan harga Rp 2 juta rupiah.

Harapan dari Ayah dua orang anak ini tidak muluk-muluk. Lewat usaha kerajinan miniatur yang di rintisnya sejak 7 tahun silam, ia berharap usaha kerajinannya tetap bisa menjadi lumbung untuk mencari nafkah bagi keluarga.

Sementara itu, seorang pembeli yang menyukai kerajinan berbentuk miniatur bernama, Ilham Syafi'i mengatakan ia sering melewati tempat Bahar berjualan, dan memperhatikan miniatur yang terbuat dari kaca.

"Saya mau beli, karena bapak ini kreatif bisa membuat kerajinan miniatur dari hasil kaca bekas. Kebetulan saya juga menyukai benda-benda unik seperti ini,“ pungkas Ilham.


Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.