Khianati Kepercayaan Majikan, TKI di Singapura Dilaporkan ke Aparat




        Singapore-Seorang BMI di Singapura telah diadukan oleh majikannya ke Ministry of Manpower (MoM), karena dia telah dengan lancang menggunakan barang-barang pribadi majikan dan menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan.



Pengaduan yang dilakukan melalui media sosial Facebook, sejak diunggah pada Kamis (28/12/2017), antara jam 16.00 waktu Singapura telah menjadi viral hingga hampir seribu kali dibagikan.

Akun facebook Dzar Ismail, dalam unggahannya menulis, bahwa dia menulis pengaduan secara resmi serta memberitahukan kepada agen dan majikan lainnya bahwa ia memutuskan untuk mengirim kembali (memulangkan) pekerja rumah tangganya yg berusia 24 tahun asal Tulung Agung yang sudah dipekerjakan selama 1 tahun 3 bulan.

Ditulis, sebagai majikan dia telah memberikan banyak kemudahan bagi pekerjanya, dari kebutuhan tempat tinggal dan fasilitas yang bagus (ruang ber-AC, tempat tidur, baju, uang saku, wifi gratis dan sebuah Ipad). Istirahat cukup dan bisa menggunakan telepon semaunya selama tidak mengganggu pekerjaan.

Penyalahgunaan kepercayaan itu terbongkar ketika beberapa teman dan saudara majikan memberikan peringatan. Ia menunjukkan screen shot aktifitas pekerjanya di media sosial instagram.

Beberapa kesalahan serius yang dilakukan diantaranya:
Menawarkan diri untuk melakukan sex, minum bir di kamar majikan, memotret putri majikan saat sedang mandi, surfing pornografi di ponsel, mengungkapkan di mana mereka tinggal ke publik. Juga memakai barang-barang pribadi majikan tanpa izin, mengajarkan putri majikan menyentuh barang pribadinya.

Selain itu memberikan makanan yang sudah kadaluarsa kepada putri majikan, meninggalkan rumah saat majikan tidur, berangkat mengantar putri majikan ke sekolah satu jam lebih awal dan meninggalkannya untuk bertemu teman-temannya, hingga terlambat menjemput sampai dua jam.

Postingan yang menjelaskan panjang lebar dengan disertai bukti-bukti foto pelaku itu pun, mendapat komentar yang luar biasa, terutama dari warga Singapura.

Tentu saja hal memalukan itu membuat pandangan terhadap pekerja asing asal Indonesia semakin jelek. Dimanapun bekerja, kepercayaan adalah amanah yang harus selalu dijaga demi nama baik diri sendiri.

Sumber : Pahlawan devisa

No comments

Powered by Blogger.