Mengagetkan, Bayi Ini Bangkit dari Kematian Saat Akan Dikremasi

ilustrasi
Sepasang bayi kembar prematur dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit di India. Akan tetapi, berberapa jam kemudian, salah satu dari mereka tiba-tiba bernapas di tengah perjalanan menuju lokasi kremasi.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Varsha, ibu dari bayi kembar tersebut melahirkan pada Kamis, 30 November 2017. Sepasang anak kembar perempuan dan laki-laki ini lahir di Max Super Speciality Hospital, Shalimar Bagh, New Delhi, India.

Dikutip dari Hindustantimes.com, Selasa (5/12/2017), dokter di rumah sakit tersebut menyatakan bahwa bayi perempuan itu meninggal dunia tepat setelah dilahirkan. Sementara, bayi laki-laki yang lahir dalam keadaan kritis dinyatakan meninggal dua jam kemudian.

Setelah bayi kembar dinyatakan meninggal, jasad dari keduanya tersebut dikembalikan kepada keluarga dibungkus kantong plastik.

Kakek dari bayi kembar, Praveen Malik, mengatakan bahwa pihak rumah sakit awalnya menyebut bayi laki-laki tersebut dapat bertahan hidup. Namun, ia membutuhkan dukungan ventilator untuk beberapa bulan ke depan, yang menelan biaya mahal.

"Saat kami sedang dalam perjalanan untuk ritual kremasi, saya melihat ada gerakan dari salah satu paket. Saat dibuka, kami menemukan bayi laki-laki itu bernapas," kata Malik.

Sang paman, Deepak Kumar, mengatakan bahwa bayi kembar laki-laki yang selamat bernama Champ dibawa ke rumah sakit di Pitampura, India, untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

"Kami terkejut dan prihatin atas insiden langka ini. Kami telah melakukan prosedur penyelidikan. Kami selalu menghubungi keluarga dan memberikan semua dukungan," kata pihak dari Max Healthcare.

Pihak Max Healthcare juga telah memutuskan untuk memberhentikan tugas dari dua dokter yang menangani kasus ini, yaitu Dr AP Mehta dan Dr Vishal Guptta.

Menteri kesehatan India, JP Nadda, meminta kepada pemerintah Delhi untuk meninjau kembali dugaan atas kelalaian ini dan menindaklanjutinya.

Kejadian serupa juga pernah terjadi pada Juni 2017. Seorang bayi yang baru lahir dinyatakan meninggal di Safdarjung Hospital. Bayi tersebut tiba-tiba menunjukkan pergerakkan saat keluarga sampai di rumah. Ia kemudian dibawa kembali ke rumah sakit yang sama. Sayangnya, bayi laki-laki tersebut hanya dapat bertahan hidup selama 35 jam. 

Sumber:liputan6

No comments

Powered by Blogger.