Ombak Besar Terjang Tanggul Laut, Ribuan Rumah di Pekalongan Terendam

sumber photo:sindonews

Ombak besar menerjang pesisir pantai Kota Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Jumat (1/12/2017) dini hari hingga pagi. Ketinggian ombak mencapai 1,5 hingga 2 meter, menerjang tanggul pantai hingga melimpas ke daratan sejauh 5 kilometer (KM), dari mulai pantai Pasir Kencana sampai Bandengan dan ke timur sampai Slamaran.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dampaknya ribuan rumah, permukiman warga, akses jalan, sarana umum, terendam air setinggi 30 cm hingga 1,5 meter. Gelombang besar masih terjadi dan belum menandakan akan reda sehingga air dan air masuk ke rumah-rumah warga .

Ratusan warga terpaksa dievakuasi ke beberapa titik aman. Sebagian mereka mengungsi di kantor Kecamatan Pekalongan Utara dan di rumah susun Slamaran. Sebagian lain mengungsi di sanak keluarga yang tidak kebanjiran.

“Air dari laut masuk seperti air bah, langsung menenggelamkan rumah saya . Semua barang di rumah basah, hanyut dan tak bersisa. Saya dan warga saat ini sudah kesulitan untuk aktivitas dan kehabisan makanan karena hanyut, “ ujar Kristin warga Panjang Baru

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih menyebutkan, pihaknya saat ini masih mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat fenomena alam ini. Warga yang kebanjiran diungsikan di beberapa lokasi, di kantor kecamatan dan rumah susun . Tercatat sebanyak 900 warga saat ini berada di pengungsian .

“Fokus kita saat ini penanganan warga yang terdampak banjir besar ini dan pengungsi kita pusatkan di kantor kecamatan dan rumah susun. Kita sudah menetapkan kondisi darurat bencana . Untuk penanganan tanggul masih akan dievaluasi karena fenomena alam sulit diprediksi ,“ jelas Sri Ruminingsih.

Daerah yang terendam, adalah Panjang wetan, Panjang baru, Bandengan, Padukuhan kraton, Krapyak, seluruhnya di kecamatan Pekalongan Utara kota Pekalongan. Di Kabupaten Pekalongan yang terparah di Kelurahan Jeruksari, Mulyorejo, Tegal Dowo, Karangjompo, Kecamatan Tirto dan di Kecamatan Wonokerto ada di Desa Api-api, Tratebang, serta Jambean .

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.