Tak Punya Biaya Sewa Ambulans, Ibu Ini Nekat Bawa Jasad Putranya yang Dibungkus Plastik Naik Bus

Silvia Reyes Batalla dan jasad bayinya.sumber photo:okezone
Seorang ibu di Meksiko kedapatan melakukan hal yang mengejutkan. Perempuan bernama Silvia Reyes Batalla tersebut diketahui nekat membawa jasad anaknya yang masih bayi dengan menggunakan moda transportasi bus demi kembali ke kampung halaman.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Tindakan ibu berusia 25 tahun itu sontak mengejutkan para penumpang dan petugas bus. Pemandangan tersebut semakin miris karena Batalla membungkus jasad putranya dengan kantong plastik. Batalla pun kemudian langsung diinterogasi petugas atas tindakannya itu.

Sebagaimana disitat dari Metro, Kamis (7/12/2017), Silvia Reyes Batalla nekat membawa jasad putranya dengan menggunakan bus karena ia tak punya cukup uang untuk menyewa kendaraan yang pantas seperti ambulans. Batalla diketahui ingin menguburkan anak laki-lakinya di kampung halamannya di Puebla yang terletak sekira 140 kilometer (km) dari Ibu Kota Mexico City.

Kepada petugas, Batalla mengaku jika putranya meninggal secara mendadak. Ia dan pasangannya Alfonso Refugio Dominguez (53) kemudian berniat mengubur sang anak di kampung halaman. Batalla lalu memutuskan untuk pergi mengendarai bus yang berbiaya murah. Bayi Batalla yang diperkirakan berusia 3 sampai dengan 5 bulan itu meninggal karena penyakit jantung.

 
Batalla dan jasad bayinya diamankan petugas berwenang. sumber photo:okezone

Saat kejadian, petugas yang bekerja di bus yang dinaiki Batalla sempat salah mengartikan situasi. Mereka mengira si bayi masih dalam keadaan hidup dan tengah sakit sehingga para petugas memanggil petugas medis. Setelah tiba di lokasi, petugas medis menyatakan, jika si bayi telah meninggal sehari sebelumnya.

Sayangnya perjuangan Batalla ke kampung halaman harus berakhir sia-sia karena ia tak diizinkan melanjutkan perjalanannya oleh pihak berwenang. Sejumlah orang yang menjadi saksi kejadian tersebut mengaku prihatin dengan nasib yang dialami ibu muda itu.

"Wanita malang, saya bisa membayangkan situasinya," terang seorang warga bernama Aaron Sanchez Cano.

"Betapa kisah yang menyedihkan, anak-anak layak mendapatkan kesehatan dan kesempatan universal untuk hidup dan tumbuh. Saya berharap pihak berwenang memperhatikan hal ini dan memberikan kesempayan untuk ibu itu membawa putranya agar bisa menguburnya sesuai keinginan," terang warga yang lain, Mario Alberto Zuniga.

Sayangnya tak ada rincian informasi tentang akhir kisah Batalla ini dan di mana putranya dikuburkan.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.