Tengah Dirawat di Inkubator, 4 Bayi Prematur di Korsel Tewas Mendadak

Polisi menyelidiki kematian 4 bayi di Korsel. sumber photo:okezone
Empat bayi yang terlahir prematur dan tengah dirawat di inkubator di sebuah rumah sakit di Korea Selatan (Korsel) dilaporkan meninggal mendadak. Keempat bayi tersebut diketahui dirawat di Pusat Medis Universitas Ewha Womans di Seoul.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sebagaimana disitat dari CNN, Selasa (19/12/2017), keempat bayi itu sempat mendapatkan pertolongan pertama berupa CPR . Namun bayi-bayi itu kemudian meninggal dalam kurun waktu 90 menit saat berbaring di inkubator di unit perawatan intensif neonatal rumah sakit.

Kematian mereka menjadi tanda tanya besar karena berdasarkan keterangan layanan forensik, serangan jantung pada empat bayi yang dirawat di rumah sakit karena kelahiran prematur sangat tidak biasa. Keempatnya terdiri dari 2 bayi perempuan yang masing-masing berusia 9 hari dan 24 hari serta 2 bayi laki-laki yang telah berusia 5 minggu dan 6 minggu.

Hasil autopsi yang dilakukan pihak berwenang menunjukkan adanya ekspansi gas di usus para bayi. Namun, hasil pemeriksaan lengkap atas kematian para bayi mencakup tes darah dan lainnya baru akan selesai dalam kurun waktu sebulan. Salah satu diagnosis paling kuat atas kematian para bayi adalah kemungkinan adanya radang usus yang bisa disebabkan oleh bakteri atau kesalahan pengobatan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea menyebut hasil tes sementara, menunjukkan adanya indikas infeksi bakteri. Spesies bakteri yang tepat akan dikonfirmasi pada Rabu 20 Desember esok. Tim pemeriksa forensik kematian empat bayi ini beranggotakan 5 orang dan dipimpin oleh direktur Pusat Medis Forensik Pusat, Lee Bong-woo.

Media lokal menilai infeksi bakteri, malapraktik medis atau penyebab kematian bayi pada dasarnya dapat dicegah. Tim forensik akan memeriksa obat-obatan yang diberikan oleh unit perawatan. Akibat insiden ini, sebanyak delapan bayi dipindahkan dari rumah sakit tersebut.

Sementara itu, otoritas kesehatan Korsel memantau secara ketat perawatan bayi yang baru lahir. Kematian keempat bayi itu terjadi di tengah kekhawatiran Pemerintah Korsel tentang penuruan angka kelahiran di Negeri Ginseng. Pada 200 tingkat kelahiran Korsel mencapai 15,12 kelahiran per 1.000 orang, namun perkiraan terbaru untuk 2016 adalah 8,4 kelahiran per 1.000.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.