<-->

TKI Aceh yang Meninggal di Malaysia Tiba di Kampung Halaman

ilustrasi
 
TKI yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat bekerja di Malaysia, Zulfadli (21), Minggu (24/12/2017), tiba di kampung halamannya Gampong Pulo, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
Jenazah korban tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara pagi tadi setelah proses administrasi pemulangan dari Malaysia selesai. Saat tiba di bandara tersebut, jenazah disambut keluarganya yang didampingi anggota DPD-RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma.

"Jenazah tiba di Bandara Kualanamu pada pagi tadi. Kemudian langsung dibawa pulang ke rumah duka dan tibanya pada malam tadi," kata Haji Uma saat dihubungi GoAceh.

Haji Uma mengatakan, biaya pemulangan jenazah tersebut dari Malaysia sebelumnya juga dibantu oleh pihak perusahaan tempat korban bekerja.

"Setelah rekan-rekan korban membantu berkomunikasi dengan pihak keluarga dan pihak perusahaan, kita juga berkomunikasi dengan perusahaan itu, akhirnya biaya pemulangan ditanggung. Di Bandara Kualanamu kita jemput langsung jenazahnya hingga kita antar ke kampung halaman," ujar Haji Uma.

Haji Uma mengatakan, korban bekerja pada sebuah perusahaan di Malaysia bernama PT M & T Machinery SDB.BHD, negeri perak yang bergerak di bidang kontruksi jalan dan bangunan.

Korban dinyatakan meninggal dunia setelah truk pengangkut tanah yang dikemudikannya tertabrak truk lainnya di sebuah perbukitan pada Kamis (21/12/2017) lalu. Kecelakaan tersebut terjadi akibat rem truk itu blong, sehingga tabrakan itu tak dapat terhindari.

"Peristiwa itu langsung dikomunikasikan oleh Abu Saba di Malaysia dan juga melitabatkan para teman kerja almarhum. Saya mencoba bangun komunikasi dengan pihak perusahaan di samping Abu Saba dan anak Aceh di rantau. Walaupun alot, insya Allah pada akrirnya pihah perusahaan menanggung poses adminitrasi dan tiket pesawat," terang Haji Uma.

Dalam penjemputan di Bandara Internasional Kualanamu, kata Haji Uma lagi, turut dihadiri sepupu almarhum Amrullah dan keluarganya.

"Di samping itu juga ditemani staf ahli dan staf asisten saya. Harapan untuk keluarga semoga tabah menerima cobaan ini. Saya harapkan juga kepada para pekerja Aceh di Malaysia agar tetap berhati-hati dalam bekerja," imbuh Haji Uma.

Sumber:goaceh

No comments

Powered by Blogger.