<-->

Giat Bekerja, Pria Difabel di China Ini Jadi Inspirasi


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Shang Wuyi selalu giat bekerja meski memiliki kekurangan anggota tubuh .sumber photo:okezone

Terlahir sebagai seorang difabel tidak menyurutkan langkah Shang Wuyi untuk giat bekerja mencari nafkah. Pria berusia 46 tahun itu diketahui mengidap kelainan bisu dan tuli serta sebelah kakinya harus diamputasi. Akan tetapi, ia bisa menjadi inspirasi bagi warga China.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Shang Wuyi bisa saja memanfaatkan keadaan untuk meminta belas kasihan. Tetapi, ia justru memilih untuk bekerja keras sebagai seorang penyapu jalan di Xi’an. Cerah atau hujan, bahkan di kondisi bersalju, ia tetap bekerja setiap pukul 04.00 pagi waktu setempat untuk membersihkan empat ruas jalan tanpa pernah libur selama 12 tahun terakhir.

Melansir dari Asia One, Sabtu (27/1/2018), Shang mengatakan dirinya sangat suka bekerja. Sebab, ia lahir pada 1 Mei yang diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Ia bekerja bersama istri tercinta, Wang Yaqin, yang juga seorang penyapu jalan.

Menurut Yaqin, Shang dan saudarinya lahir mengalami kelainan pendengaran sejak lahir yang diwariskan dari ibunya. Pria itu kehilangan sebelah kakinya setelah tersambar kereta api pada usia tujuh tahun karena tidak dapat mendengar bunyi klakson.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Keduanya sudah menikah selama 21 tahun dan mulai bekerja 30 menit sebelum jadwal yang ditentukan. Jika istrinya sakit atau libur, Shang datang lebih awal sekira pukul 03.00 demi memastikan pekerjaannya tuntas. Tak peduli seberapa sulitnya pekerjaan itu, Wang mengaku hidup keduanya bergantung sepenuhnya pada profesi sebagai penyapu jalan.

“Meski dia tidak bisa bicara, saya tahu dia sangat menyukai pekerjaan itu. Dia tahu tubuhnya memiliki kekurangan, jadi dia harus bekerja lebih keras dari yang lain agar tetap dipekerjakan,” urai Wang Yaqin.

Kisah Shang membuktikan bahwa kekurangan anggota tubuh bukan halangan untuk bekerja dengan keras. Pria itu juga memberi bukti bahwa tidak selamanya kaum difabel tidak mampu mengerjakan pekerjaan dengan beban kerja selayaknya orang normal.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.