Penyebab Kulit Kepala Perih, Pahami Penyebabnya Ladies




       Layaknya kulit pada area tubuh lainnya, kulit kepala juga bisa mengalami masalah tertentu. Mulai dari akibat masalah kesehatan, hingga akibat faktor lingkungan. Kebiasaan kamu menata rambut juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit kepala. Misalnya saat mengikat rambut dengan gaya ponytail seharian atau menyanggul rambut terlalu kencang. Akan muncul rasa sakit dan tidak nyaman pada kulit kepala, namun rasa sakitnya akan hilang dalam beberapa saat. Lalu bagaimana jika kulit kepala terasa sakit dan perih setiap disentuh atau disisir? Itu sih sudah tidak wajar lagi! Ternyata ada beberapa alasan lain yang mengakibatkan kulit kepala terasa sakit dan perih saat disentuh. Apa saja?



Infeksi Kulit Akibat Jamur

Meskipun jarang terjadi, ternyata kulit kepala juga memiliki risiko mengalami infeksi. Umumnya, infeksi yang terjadi adalah Folliculitis, yaitu infeksi akibat tersumbatnya folikel rambut. Infeksi ini menyebabkan iritasi sehingga kulit kepala terasa sakit dan perih saat kamu menyentuh dan menata rambut. Selain itu, ada juga jenis infeksi jamur yang dikenal dengan nama scalp ringworm. Infeksi ini sifatnya menular dan dapat menyebar melalui sentuhan, sharing sisir, sharing handuk, hingga melalui hewan peliharaan. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, infeksi pada kulit kepala dapat menyebabkan penipisan rambut dan kebotakan. Segera hubungi dokter untuk penanganan khusus dan terapkan gaya hidup yang lebih higienis dengan tidak bertukar barang pribadi.

Kutu Rambut

Permasalahan dengan kutu rambut memang umum terjadi pada anak kecil. Namun bukan berarti kamu kebal dan tidak memiliki risiko terserang hewan yang satu ini. Kutu rambut menular dengan sangat mudah dan dapat berkembang biak dengan cepat pada rambut. Penularan kutu dapat terjadi melalui sisir, sarung bantal, topi, dan pakaian. Masalah akibat kutu ini umumnya cepat disadari akibat rasa gatal dan panas pada kulit kepala. Belum lagi jika kamu menggaruknya dengan kasar, sering kali menimbulkan luka yang membuat kulit kepala terasa sakit dan perih saat disisir. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan keramas menggunakan sampo anti kutu dan rajin menyisir rambut dengan ‘sisir kutu’.

Sinar Matahari dan Udara Dingin

Sama dengan kulit bagian tubuh lainnya, kulit kepala juga bisa mengalami masalah akibat cuaca. pada cuaca yang panas dengan matahari yang terik, kulit kepala dapat mengalami sunburn dan terasa gatal seperti ditusuk-tusuk. Sunburn dapat menyebabkan kulit kepala menjadi lebih sensitif dan mengelupas. Selain panas matahari, udara dingin juga dapat menimbulkan masalah pada kulit kepala. Udara yang sangat dingin dapat membuat kulit kepala menjadi sangat kering. Kulit kepala yang kering dapat menyebabkan rasa gatal dan kulit terkelupas. Pastikan untuk menggunakan produk perawatan yang mampu menjaga kelembapan kulit kepala untuk mencegah rasa sakit dan perih akibat cuaca. Ingat juga untuk memberikan perlidungan pada kulit kepala dengan menggunakan topi.

Stres

Stres memang memiliki banyak dampak bagi tubuh, termasuk juga kulit kepala. Saat mengalami stress, tubuh akan merilis hormon yang dapat menyebabkan peradangan pada kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering dan mudah mengalami iritasi. Selain itu, kulit kepala akan terasa seperti tersengat dan gatal. Kondisi pada kulit kepala ini juga dapat memburuk dan bereaksi dengan produk perawatan rambut yang kamu gunakan. Maka dari itu, pilihlah produk yang lebih gentle, bebas parfum, dan hypoallergenic. kamu dapat mengurangi masalah ini dengan mengonsumsi beberapa obat-obatan. Namun, yang terpenting adalah dengan mengontrol diri agar dapat menurunkan tingkat stres.

Dermatitis

Salah satu hal yang dapat menjadi akar permasalahan dari kulit kepala terasa sakit dan perih adalah dermatitis. Ketika terserang dermatitis, kulit kepala akan meradang dan terasa perih, gatal, hingga mengelupas. Penyebab dermatitis pada kulit kepala sangatlah beragam. Bisa akibat produk perawatan rambut, polusi, hingga air mandi yang memiliki kandungan tertentu di dalamnya. Segera cari tahu penyebabnya dan singkirkan penyebab tersebut dari rutinitas. Selain itu, gunakan produk perawatan rambut dengan kandungan bahan alami untuk menyehatkan rambut dan mengurangi risiko dermatitis pada kulit kepala.



Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.