Sesalkan TKI Hamil 9 Bulan Diizinkan Naik Pesawat

Mayat bayi ditemukan di dalam toilet pesawat Etihad Airways, yang tengah terparkir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (6/1/2018).

Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Hermono turut prihatin dengan peristiwa yang menimpa bayi yang dibuang ibunya di toilet pesawat Etihad.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Diduga pelakunya adalah Hani binti Kahid Uta. Dia adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Abu Dhabi.

‎Hermono mengungkapkan, ada beberapa kemungkinan sehingga Hani tega melakukan tindakan tersebut.

"Belum tentu itu hamil di luar nikah, bisa saja dia punya suami di UEA atau mungkin diperkosa," katanya.

Hermono menyerahkan sepenuhnya pada hasil penyelidikan polisi.

Saat ini data yang dia dapatkan adalah Hani adalah TKI legal yang bekerja di UEA.

"Kami sudah lihat visa kerjanya, bukan Arab Saudi," ujar Hermono.

Pihak BNP2TKI juga masih menjalin komunikasi intensif dengan KBRI Abu Dhabi tentang keputusan kenapa pesawat membolehkan Hani terbang.

Seharusnya maskapai penerbangan tidak mengizinkan perempuan yang hamil di atas 7 bulan untuk terbang.

"Kita butuh keterangan dari si ibu (Hani, Red). Pihak maskapai juga perlu diperiksa kenapa menerbangkan wanita hamil tua," katanya.

Sumber:JPNN

No comments

Powered by Blogger.