<-->

2 Pelawak ini Dibui Usai Manggung di Depan TKI Hongkong

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Bermaksud nyari rezeki ke luar negeri dengan memenuhi undangan manggung, dua pelawak asal Jawa Timur, Yudo Prasetyo (Cak Yudho) dan Deni Afriandi (Cak Percil), justru ditangkap aparat. Kini keduanya diadili di Hong Kong terkait penyalahgunaan visa.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengingatkan agar siapapun WNI mematuhi hukum negara lain kalau tidak mau berurusan dengan hukum negara itu. “Di mana pun kita pergi, harus tunduk pada peraturan setempat,” ujar Menlu Retno Marsudi di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Meski begitu, wajib bagi Indonesia untuk memastikan bahwa hak hukum warga WNI yang sedang menghadapi masalah di negara lain tidak terkurangi. Kemlu akan tetap memberikan perlindungan kepada Cak Yudho dan Cak Percil.

“Kemlu berkewajiban melindungi WNI yang berada di luar negeri. Ini suatu kewajiban bagi kita untuk memberikan perlindungan. Perlindungan atau pendampingan yang kita lakukan adalah untuk memastikan hak-hak hukumnya,” tambah Retno.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Retno menyebutkan bahwa pihak KJRI Hong Kong telah diberi akses untuk bertemu dengan dua pelawak itu. Saat ini Retno pun masih menunggu laporan KJRI mengenai hasil pertemuan tersebut.

“Pak Konjen kita di Hong Kong memberikan laporan bahwa pagi tadi kita diberikan akses untuk bertemu dengan warga negara Indonesia tersebut. Saya sedang menunggu laporan dari Konjen RI di Hong Kong bagaimana hasil dari pertemuan tim KJRI Hong Kong dengan dua WNI tersebut,” jelasnya.

Dua pelawak itu masuk Hong Kong menggunakan visa turis pada 2 Februari 2018. Mereka kemudian ditangkap otoritas setempat dua hari kemudian setelah diduga menerima imbalan setelah mengisi acara yang dihelat Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Sumber:poskotanews

No comments

Powered by Blogger.