Anak Bunuh Ayah di Bantul, Pelaku Hantam Kepala Korban Membabi Buta

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo menunjukkan bambu yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.sumber photo:detikcom
Danu Prasetyo (20), warga Dusun Panjangjiwo, Patalan, Jetis, Bantul, membunuh ayahnya sendiri, Sunaryo (65), Selasa (30/1). Berdasarkan pengakuan tersangka ke polisi, dia membunuh ayahnya dengan cara menghantamkan ujung bambu ke muka korban.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

"(Tersangka) melukai korban dengan cara dihantamkan ke muka. Pada saat itu korban sedang tidur terlelap dalam kondisi tidak sadar," kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo saat melangsungkan jumpa pers di Mapolres Bantul, Kamis (1/2/2018).

Anggaito menjelaskan, motif tersangka membunuh ayahnya karena jengkel sering dinasehati. Tersangka dilarang keluar rumah oleh korban.

Korban menyarankan supaya tersangka menonton televisi di rumah saja.

"Karena jengkel, dia (tersangka) berniat pada saat bapaknya tidur akan melukai. Pada saat korban tidur dia langsung mengambil bambu lalu langsung memukulkan ke muka korban dengan cara memukul secara vertikal ke muka dan mulut korban," sebutnya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Tak berhenti di situ, setelah menghantamkan ujung bambu ke muka korban, tersangka mengambil bongkahan semen yang ada di dalam rumah. Bongkahan semen tersebut lalu dipukulkan ke kepala dan leher korban hingga korban tewas di tempat.

"Untuk tersangka sendiri sekarang sedang kita bawa, kita periksakan ke RS Jiwa Grhasia. Karena memang menurut keterangan saksi atau dari pihak keluarga tersangka ini sudah menginap penyakit epilepsi sejak umur sembilan bulan setelah lahir," kata Anggaito.

"Kondisi dari kejiwaan yang bersangkutan (tersangka) memang agak labil. Namun saat disampingi ibunya itu dapat menjelaskan secara lancar dan menjelaskan awal mula kejadian. Bahwa pembunuhan ini berawal di hari Minggu (28/1) saat dia sering dimarahi korban," tutupnya. 

Sumber:detikcom

No comments

Powered by Blogger.