Dilema dalam Kasus Bocah Lemas Dieksploitasi Ayah di Jalanan


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Zalfur, bapak yang membawa anaknya, MU (11 bulan), mengamen agar orang iba di Jakarta Pusat, menjadi perbincangan di media sosial karena dianggap mengeksploitasi buah hatinya. Namun bila Zalfur ditindak, itu tidak menjadi solusi.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan pihaknya telah memeriksa orang tua MU, Zalfur dan Rochma Hariyati alis Bela (35). Zalfur mencari nafkah dengan mengamen.

Pasangan ini ternyata tidak punya tempat tinggal. Kombes Roma menegaskan MU adalah anak Zalfur dan Bela.

"Hasil pemeriksaan sementara, kita tidak melihat adanya unsur pidana karena ini unsur ekonomi. Tolong dibedakan kalau anak itu disewakan. Tapi secara diperiksa justru orang tua itu orang tua kandung dan korban tidak punya tempat tinggal," kata Roma dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018) sore.

Dinas Sosial DKI pun berharap masyarakat mengambil pelajaran dari kasus Zalfur. Pejabat Humas Dinas Sosial DKI MIftahul Huda meminta para orang tua tidak menggunakan anak sebagai alat mencari uang.

"Kita mengharap warga masyarakat tidak menggunakan anak sebagai alat untuk mencari uang karena hak anak-anak untuk bermain, hak untuk mendapat kesehatan dan perlindungan. Itu hak yang ada di UU Perlindungan Anak," kata Miftahul kepada detikcom, Jumat (16/2).

Miftahul mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi agar para orang tua tidak menggunakan anak-anaknya sebagai alat mencari uang. Dia juga meminta masyarakat tidak memberikan uang jika melihat pengamen yang memanfaatkan anaknya.

"Kita mengimbau kalau melihat hal seperti itu agar tidak mengasih uang kalau ada pengemis yang membawa anak seperti itu karena mereka menggunakan anak," kata dia.

Sedangkan Komisioner KPAI Ai Maryati menambahkan tidak ada alasan bagi orang tua memanfaatkan anak sebagai alat mencari nafkah. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan pelindungan.

"Jadi kalau KPAI tidak ada alasan perlindungan dan pelanggaran hak anak itu alasan kemiskinan itu, tidak ada alasan tetap ini harus berjalan di polisi. Tapi KPAI apa pun hasil akhirnya kami hormati hasil dari polisi," kata Maryati saat dimintai konfirmasi terpisah.

Zalfur diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat karena membawa anaknya mengamen. Ada dugaan MU lemas karena diberi obat penenang saat dibawa mengamen agar tidak rewel dan membuat orang iba.

Banyak pihak yang meminta Zalfur mendapat tindakan tegas karena telah mengeksploitasi anak. Namun selama ini dia diketahui hidup menggelandang di wilayah Tanah Abang.

Zalfur dan Bella mempunyai 4 anak, salah satunya MU. Zalfur menghidupi keluarganya dengan mengamen menggunakan suling. Dia membawa MU agar orang-orang iba yang pada akhirnya dia mendapatkan uang lebih banyak.

Bila Zalfur ditindak, MU dan anak-anaknya akan telantar. Namun Dinas Sosial DKI Jakarta siap memberi bantuan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Chaidir, menjelaskan pihaknya siap merawat MU. Dinsos DKI akan membicarakan hal tersebut dengan orang tua bocah tersebut. Jika Zalfur dan Bella setuju, mereka akan membawa MU untuk dirawat.

"Ketika kami dari pihak Dinas Sosial atau dari Kementerian Sosial ingin melakukan rehabilitasi, ini harus ada pernyataan dari kedua orang tua ini," kata Chaidir dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

"Karena bayi ini akan diserahkan kepada kami, istilahnya orang tua ini harus berikan pernyataan karena posisinya sebagai penyandang sosial dan akan dilakukan rehabilitasi sosial sebagai anak negara," sambungnya.

Dinsos DKI juga siap membawa Zalfur sekeluarga ke panti sosial. Namun itu dilakukan bila tidak ada unsur pidana.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Untuk anak-anak akan kami tempatkan di panti anak untuk direhabilitasi. Sementara orang tuanya karena penyandang sosial kami akan masukkan ke Panti Tunas Karya untuk diberikan pembekalan terhadap keterampilan dan pembinaan lebih lanjut," ujar Chaidir.

Setelah itu, nantinya pihak Dinsos akan menelusuri asal-usul Zalfur dan keluarganya. "Setelah kami lakukan pembinaan, kami akan hubungi daerah asalnya, kami akan kembalikan ke daerah asalnya," tambahnya.

Polisi sudah memastikan, sejauh ini belum ada unsur pidana dalam kasus tersebut. MU masih mendapat perawatan di RS. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menyebut pihaknya tengah menyelidiki apakah benar dugaan MU lemas karena diberi obat penenang atau obat tidur atau lemas karena sakit.

"Sementara ini belum ditemukan unsur pidananya," ucapnya. Dia menyatakan Zalfur dan istrinya mengaku berasal dari wilayah Sumatera. Namun pengakuan itu masih akan ditindaklanjuti. 

Sumber:detikcom

No comments

Powered by Blogger.