Penyebab Rambut Rontok yang Tidak Kamu Ketahui



     Kehilangan berhelai-helai rambut setiap harinya adalah hal yang wajar. Setidaknya kita bisa kehilangan 100 helai rambut per harinya. Namun, apabila jumlahnya sudah berlebihan, bisa jadi ada faktor lain yang menyebabkan rambut rontok. Beberapa faktor ini bisa berasal dari luar ataupun dalam tubuh. Jika dibiarkan, rambut akan menipis hingga berisiko mengalami kebotakan. Yuk, dihindari!



1. Terjepit Strap Tas
Siapa sangka, tas yang kamu gunakan sehari-hari dapat menyebabkan rambut menjadi mudah patah dan menipis. Saat kamu menggantungkan tas pada bahu, strap dari tas yang digunakan dapat membuat rambut tertarik atau tersangkut. Hal ini dapat berakibat pada rambut rontok atau kerusakan pada kutikula. Untuk menghindari masalah ini, pastikan kamu selalu mengangkat rambut sebelum menggunakan tas. Selain itu, bawa tas pada bahu yang berbeda-beda agar rambut tidak terlalu menipis pada satu sisi.



2. Physical & Emotional Stress

Stres dan hal-hal yang bersifat traumatis dapat menyebabkan pertumbuhan rambut kamu terhenti dalam beberapa waktu. Akibatnya, rambut menjadi tumbuh dengan tingkatan yang berbeda. Sebagian rambut tumbuh dengan normal, sebagian tumbuh dengan terhambat, dan sebagian lagi menjadi rontok. Selain stres pada pikiran, stres pada tubuh akibat operasi besar, melahirkan, dan diet yang terlalu ketat juga dapat mengakibatkan rambut menjadi mudah rontok. Saat tubuh mengalami stres, baik itu physical ataupun emotional, ada 3 jenis kerontokan rambut yang mungkin terjadi. Salah satu yang paling umum adalah Alopecia Areata. Sistem imum pada tubuh dan pikiran yang sedang mengalami stres akan memperkuat dirinya dan berusaha melindungi tubuh. Namun, pada kondisi ini sistem imun tubuh juga menyerang folikel rambut dan menyebabkan rambut menjadi rontok.

3. Kebiasaan Menarik Rambut

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kesehatan mental dapat menjadi penyebab rambut rontok. Selain merusak dari dalam, ada juga kebiasaan akibat penyakit mental yang menyebabkan rambut rontok. Salah satunya adalah kebiasaan menjambak rambut. Ada beberapa orang yang punya kebiasaan menjambak rambut saat stres dan gelisah. Tarikan terus menerus pada rambut dapat membuat rambut serta folikel rusak, hingga berujung pada kebotakan permanen. Selain itu, ada juga satu kondisi kelainan mental bernama Trichotillomania, atau dikenal juga dengan hair-pulling disorder, yang menyebabkan penderitanya memiliki keinginan besar untuk menarik rambut di seluruh tubuh.

4. Overstyling

Ada beberapa penyebab rambut rontok yang sebenarnya dapat kita cegah. Salah satunya adalah overstyling. Penataan rambut secara berlebihan dapat membuat rambut menjadi rusak dan mudah rontok. Beberapa hal yang termasuk overstyling meliputi gaya rambut yang terlalu kencang seperti kepang, ponytails, atau hair extension, penggunaan hot tools yang terlalu panas, penggunaan bahan kimia secara berlebihan, dan menyisir rambut secara berlebihan.

5. Gaya Hidup Vegetarian

Meskipun terdengar lebih sehat, gaya hidup vegetarian seringkali berujung dengan kekurangan nutrisi. Seseorang yang menjalani gaya hidup vegetarian akan berhenti mengonsumsi seluruh produk yang bersifat hewani dan menggantungkan asupan nutrisi hanya pada produk nabati. Jika tidak memilih sumber makanan dengan baik, kamu berisiko kekurangan zat besi, vitamin B12, protein, serta zinc, dan dapat menyebabkan rambut rontok. Untuk memastikan kamu tidak kekurangan nutrisi tersebut, perbanyak konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, dark chocolate, atau susu kedelai.


Sumber :vemale

No comments

Powered by Blogger.