<-->

Tak mau jadi istri kedua, janda satu anak diancam dibunuh pakai pisau cutter




     Hidayat, pria berumur 39 tahun terpaksa diamankan pihak kepolisian. Dia sering mengancam seorang janda beranak satu bernama N (36) yang berupa tetangganya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Marbun, mengatakan Hidayat diduga tak tahan menahan napsunya melihat kemolekan N. Meskipun Hidayat sudah beristri dan punya anak.

"Dia (Hidayat) ini seorang sopir pribadi dengan penghasilan pas-pasan. Namun, ia tetap kukuh berusaha meminang pujaan hatinya untuk dijadikan istri kedua. Berbagai cara pun ia lakukan," ungkap Marbun saat dihubungi, Kamis (1/2).

Hingga akhirnya, Hidayat nekat mengancam akan membunuh N. Ancaman itu disampaikan melalui pesan WhatsApp secara berturut-turut hingga membuat korban takut keluar rumah.

"Pada Minggu (21/1), pelaku mengirimkan pesan berisi ancaman akan membunuh korban beserta anaknya menggunakan pisau cutter dan senjata api. Kemudian pada Selasa (23/1) pelaku kembali mengancam akan menembak kaki korban dan anaknya saat korban pulang kerja," ujarnya.

Tak hanya itu, Hidayat kembali mengirim pesan singkat pada Kamis (25/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kembali mengirimkan pesan ancaman melalui WhatsApp dan melalui percakapan telpon, pada Jumat (26/1) sekitar jam 09.50, pelaku kembali mengancam melalui SMS dan telpon," katanya.

Merasa terancam, korban kemudian melaporkan ke Polsek Kebon Jeruk dan segera ditindaklanjuti dengan menangkap Hidayat di rumahnya di Kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat tanpa perlawanan.

"Atas perbuatannya pelaku di kenakan Pasal 335 (1) KUHP dan Pasal 2 (1) Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 dan diancam 12 tahun penjara," jelas Marbun. 


Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.